Berita

anas urbaningrum/net

Masih Ada yang Percaya Anas Urbaningrum Hanyalah Korban Politik

SELASA, 07 JANUARI 2014 | 07:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mejelang pemeriksaan Anas Urbaningrum sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini (Selasa, 7/1), muncul beberapa spekulasi; apakah Anas akan langsung ditahan atau tidak.

Di luar spekulasi itu, kubu mantan Ketua Umum Demokrat itu masih percaya bahwa Anas merupakan korban politik SBY. Ma'mun Murod misalnya, di antara sahabat Anas itu, untuk meyakinkan  publik bahwa Anas merupakan korban politik, sampai menulis buku "Anas Urbaningrum Tumbal Politik Cikeas."

Anas Urbaningrum terpilih sebagai Ketua Umum Demokrat dalam Kongres ke-2 Partai Demokrat di Bandung pada 20-23 Mei 2010. Anas yang mendeklarasikan maju sebagai ketua umum sebulan sebelumnya, akhirnya terpilih sebagai ketua umum dengan menyingkirkan Marzuki Alie dan Andi Mallarangeng.


Dalam putaran pertama, Anas unggul dengan memperoleh 236 suara, sementara Marzuki Alie 209 suara dan Andi Mallarangeng 82 suara. Karena tidak ada kandidat yang memperoleh suara lebih dari 50 persen, pemungutan suara putara kedua dilakukan. Di putaran kedua, Anas unggul dengan perolehan 280 suara, sementara Marzuki Alie memperoleh 248 suara.

Ternyata, informasi yang beredar sejak awal di internal Demokrat, SBY kurang berkenan dengan terpilihnya mantan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut. Lalu dicarilah informasi yang bisa menjatuhkan Anas Urbaningrum. Berbagai cara pun dilakukan untuk mendongkel Anas, termasuk menggelar pertemuan ekslusif, tanpa kehadiran Anas.

Di luar kasus hukumnya, bagi sebagian orang, konteks politiknya ini tidak kalah menarik. Apalagi Anas, akhirnya terus tersudut dengan berbagai komenter elit Demokrat, seperti Jero Wacik dan Syarif Hassan, setelah ada rilis dari lembaga survei yang diumumkan pada publik bahwa posisi elektoral Demokrat berada di angka 8 persen di bawah kepemimpinan Anas Urbaningrum. Sehingga muncul kehendak di elit internal untuk menggeser Anas secara blak-blakan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya