Mantan bintang basket Amerika Serikat, Dennis Rodman, bersama tim yang berisi sejumlah mantan pemain NBA melakukan perjalanan ke Pyongyang, ibukota Korea Utara, pada Senin (6/1).
Ketika ditemui di Bandara Beijing China, Rodman dan tim yang hendak menuju Pyongyang mengaku tidak terganggu dengan sejumlah isu dan pemberitaan negarif mengenai Korea Utara yang belakangan merebak. Bagi Rodman, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un merupakan teman baiknya.
"Dia (Kim Jong-un) teman saya dan saya menyayanginya," kata Rodman, seperti dikutip AFP.
Mantan pemain Chicago Bulls itu mengajak pensiunan NBA All Stars, Kenny Anderson, Cliff Robinson, dan Vin Baker untuk melakukan pertandingan persahabatan melawan tim basket Korea Utara yang akan digelar Rabu mendatang (8/1) untuk merayakan ulang tahun Kim Jong Un.
Rodman sekaligus berharap pertandingan tersebut akan membuka pintu untuk membicarakan hal-hal tertentu.
Menanggapi kabar eksekusi mati paman Kim, Jang Song-Thaek, karena melakukan gerakan pengkhianatan bangsa, Rodman mengaku tidak khawatir.
Ini bukan kali pertama Rodman mengunjungi Korea Utara. Ia telah menjalin hubungan baik dengan Kim Jong-un ketika melakukan kunjungan pertamanya ke Pyongyang pada Februari 2013 lalu. Pada kunjungan pertamanya tersebut, Rodman menyebut Kim Jong-un merupakan teman di dalam hidupnya. Ia juga menyebut bahwa kunjungannya merupakan bagian dari 'diplomasi basket'.
Selain pensiunan NBA All Star, Rodman juga membawa pemain NBA seperti Doug Christie, Craig Hodges, dan Charles D Smith untuk turut serta melakukan pertandingan di Pyongyang. Sementara pemain lainnya akan menyusul besok (Selasa, 7/1).
Kim Jong-un yang mengenyam pendidikan di Swiss dikabarkan merupakan penggemar pertandingan basket, terutama tim Chicago Bulls, di mana Rodman memiliki peran kunci dalam kemenangan tiga gelar NBA bersama dengan Michael Jordan di tahun 1990-an.
Kunjungan kali ini adalah keempat kali Rodman ke Pyongyang. Ia pernah mengunjungi Pyongyang sebelum Natal untuk melatih para pemain basket Korea Utara.
[ald]