Berita

Bisnis

Pertamina: Permintaan Elpiji di Sumsel Masih Normal

SENIN, 06 JANUARI 2014 | 16:37 WIB | LAPORAN:

Kenaikan harga elpiji 12 kg yang tiba-tiba mulai 1 Januari lalu kini membuat repot pihak Pertamina sendiri. Harga elpiji di pasaran begitu liar sehingga pihak Pertamina harus turun ke lapangan untuk mengecek harga di tingkat agen.

Guna memantau kondisi lapangan akibat kenaikan harga tersebut, Pertamina Region II Sumatera Selatan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke tiga agen besar, salah satu di PT Dwi Ola, Jalan Kapten A Rivai, Palembang.

General Manager Marketing Operation II Pertamina Sumbagsel, Ageng Giriyono, mengatakan, harga gas elpiji 12 Kg di agen Palembang dipatok seharga Rp 124.500 per tabung untuk radius 4 Km dari perkotaan.


"Untuk di luar kota dan daerah, harga disesuaikan dengan ongkos angkut. Jadi tidak bisa ditetapkan berapa," katanya, saat Sidak di tiga agen elpiji di Palembang, Senin (6/1).

Dia mengatakan, stok yang disiapkan di setiap agen sebanyak 1.300 tabung dalam satu hari.

"Hingga saat ini, belum ada lonjakan permintaan gas yang tinggi mulai dari 3 Kg  sampai 12 Kg. Semuanya masih normal," ucapnya.

Mengantisipasi lonjakan permintaan gas 3 Kg, pihaknya berupaya tetap menyalurkan gas elpiji di hari Minggu. Sebetulnya, pada kondisi normal Pertamina tidak melakukan penyaluran di hari Minggu.  

"Namun, semuanya tidak terserap di pasar, sehingga kami menyimpulkan kondisi permintaan Sumsel saat ini masih kondisi sangat normal," jelas dia. [ald]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya