. Sebuah sikat gigi cerdas pertama yang dapat terhubung dengan koneksi internet diluncurkan pada Minggu (5/1) dalam event Consumer Electronic Show.
Menurut salah satu penemu sikat gigi yang disebut Kolibree itu, Loic Cessot di Prancis, tujuan pembuatanya adalah untuk menemukan kembali perawatan mulut.
"Teknologi dalam industri belum berkembang selama bertahun-tahun," kata Cessot seperti dikabarkan AFP.
Lebih lanjut ia menyebut bahwa Kolibree dapat menyikat gigi dengan cara yang pintar.
"Idenya adalah untuk tidak menyikat (gigi) dengan kuat, tapi dengan pintar," jelasnya.
Cessot menjelaskan bahwa Kolibree disebut sikat gigi pintar karena dilengkapi dengan sensor yang mampu mendeteksi berapa banyak karang gigi yang dibuang ketika menyikat gigi. Kolibree juga dapat menyimpan catatan aktifitas menyikat gigi sehingga pengguna dapat dengan konsisten membersihkan gigi setiap waktu.
Selain itu, jelas Cessot, sikat gigi pintar tersebut juga mampu menyampaikan informasi secara nirkabel ke aplikasi ponsel pintar (smarphone). Fitur tersebut dapat bermanfaat bagi orang tua yang ingin memantau perkembangan kebersihan gigi anaknya.
"Bila Anda menggunakan sikat gigi biasa Anda tidak pernah benar-benar tahu apa yang telah Anda dibersihkan. Mungkin 30 persennya. Satu-satunya orang yang benar-benar tahu adalah dokter gigi."
Kolibree juga memiliki aplikasi yang dapat memberitahu penggunanya apabila ia telah melewatkan daerah yang sulit dibersihkan atau bila pengguna belum membersihkan gigi secara menyeluruh.
Namun ke depan, masih terbuka kemungkinan pengembangan lebih lanjut sejumlah aplikasi di dalam Kolibree. Kolibree yang dibuat dan dikembangkan dengan dana pribadi oleh Cessot dan mantan eksekutif Microsoft dan Google Thomas Serval direncanakan akan dijual di seluruh duni pada kuartal ketiga tahun ini di seluruh dunia. Kolibree akan dipasarkan dengan harga 99 dolar AS hingga 200 dolar AS, tergantung model dan aplikasi di dalamnya.
[ysa]