Berita

Gawat, Dasadharma Pramuka Pun Sudah Dipalsukan

MINGGU, 05 JANUARI 2014 | 20:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anda yang aktif atau pernah aktif di Gerakan Pramuka pasti mengenal dengan baik Dasadharma atau sepuluh kode moral anggota Gerakan Pramuka.

Sepuluh kode moral itu bukan hal langka yang sulit ditemukan. Sebaliknya, ia dengan mudah dapat ditemukan di buku saku Gerakan Pramuka yang dijual bebas di toko buku-toko buku di tanah air.

Buku saku Gerakan Pramuka dapat dikenali dari lambang Gerakan Pramuka berupa bayangan tunas kelapa di sampul depan. Biasanya lagi, sampul buku saku Gerakan Pramuka itu berwarna cokelat tua atau hitam.


Namun belakangan ini di sejumlah kota di Indonesia beredar buku saku Gerakan Pramuka dengan sampul berwarna warni. Di dalam buku saku ini juga dicantumkan Dasadharma.

Masalahnya, Dasadharma di buku saku warna-warni itu berbeda dengan Dasadharma Gerakan Pramuka yang resmi. Atau dengan kata lain, Dasadharma yang dicantumkan dalam buku saku warna-warni itu palsu.

Dasadharma yang asli berbunyi sebagai berikut:

1. Takwa terhadap Tuhan yang maha esa
2. Cinta alam dan kasih sayang kepada manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat cermat dan bersahaja
8. Disiplin, berani dan setia
9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Sementara Dasadharma palsu itu berbunyi:

1. Kami, Pramuka Indonesia, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Kami, Pramuka Indonesia, berjiwa Pancasila dan PAtriot Indonesia yang setia
3. Kami, Pramuka Indonesia, giat melaksanakan Amanat Penderitaan Rakyat
4. Kami, Pramuka Indonesia, ikhlas berkorban untuk keadilan dan kemuliaan Indonesia
5. Kami, Pramuka Indonesia, bergotong royong membangun masyarakat Pancasila
6. Kami, Pramuka Indonesia, dapat dipercaya, bersusila dan berbudi luhur
7. Kami, Pramuka Indonesia, hemat, cermat dan bersahaja
8. Kami, Pramuka Indonesia, pantang putus asa dalam menanggulangi kesukaran
10. Kami, Pramuka Indonesia, berwatak kesatria dan bertindak dengan disiplin.

Sejauh ini belum diperoleh informasi apakah pihak Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengetahui pemalsuan ini. Juga belum diketahui siapa yang menerbitkan Dasadharma palsu tersebut. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya