Berita

imes/net

IMES Siap Gelar Dialog Pelarangan Ekspor Minerba

MINGGU, 05 JANUARI 2014 | 20:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Lembaga Kajian Strategis Pertambangan dan Energi Indonesia atau Indonesia Mineral and Energy Studies (IMES) akan mengelar forum dialog pelarangan ekspor mineral antara Pemerintah, DPR, asosiasi pertambangan, serikat pekerja tambang dan instansi terkait.

Direktur Eksekutif IMES Erwin Usman mengatakan bahwa acara ini dihelat agar rencana pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan hilirisasi dan pelarangan ekspor mineral mentah keluar negeri sebelum 12 Januari 2014, tidak keluar dari roh konstitusi pasal 33 UUD 1945.

"Perdebatan soal ini, rujukannya tak boleh keluar dari roh konstitusi, pasal 33 UUD 1945, yang pada intinya bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di bumi Indonesia dikelola sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat," kata Erwin saat dihubungi wartawan, Minggu (5/1).


Forum dialog lintas aktor ini, lanjutnya, sangat penting agar pemerintah dan DPR mendapatkan bahan masukan yang stratregis untuk penyusunan PP maupun Perppu tentang pengaturan hilirisasi dan pelarangan ekspor bahan mineral mentah.

"Selain itu dari forum dialog ini, pemerintah dan DPR akan mendapatkan bahan masukan strategis terkait penyusunan peta jalan (roadmap) hilirisasi dan pelarangan ekspor bahan mineral mentah," terangnya.

Acara yang rencananya akan digelar pada Senin (6/1), di Hotel Grand Sahid Jaya ini selain dihadiri oleh sekitar 800 perusahaan tambang nasional yang tergabung dalam APEMINDO, IMA, Asosiasi Nikel Indonesia (ANI), Perhapi, dan Apindo, juga akan dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, BUMN, Lingkungan Hidup, Komnas HAM, Ombusman, Gubernur Kalimantan Barat, sejumlah Bupati dan Kadin Indonesia.

"Selain dari pemerintah, asosiasi tambang dan serikat pekerja tambang, juga akan hadir anggota DPR dari Komisi III, VII dan IX DPR serta Yusril Ihza Mahendra," tandasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya