Berita

KKN Nusantara Resmi Dibuka, Ribuan Mahasiswa Menuju Wakatobi

MINGGU, 05 JANUARI 2014 | 18:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Gagasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara merupakan implementasi dari kecintaan kepada NKRI. Dan KKN yang melibatkan berbagai universitas se-Indonesia ini merupakan wahana bertukar informasi dan interaksi ilmu dan budaya sesama mahasiswa sebagai sesama anak bangsa.

"Harapan akan terjalin silaturahmi dan interaksi budaya, sehingga memiliki kesamaan visi dalam membangun Indonesia sebagai sebuah negara kepualauan," kata Rektor Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Prof. Dr. Usman Rianse, saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan KKN Nusantara.

Pelaksanaan KKN Nusantara yang di gagas Universitas Haluoleo (UHO) Kendari bersama TNI AL, Indonesia Maritime Institute (IMI) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi dibuka pagi tadi, Minggu (5/01/2014) oleh Asrena Kasal, Laksda TNI Ade Supandi, SE yang mewakili Kepala Staf Angkatan Laut.


KKN Nusantara melibatkan 17 Universitas dari seluruh Indonesia diikut 1.500 mahasiswa yang akan bertempat di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. KKN ini akan berlangsung selama 45 hari.

Dalam pengarahannya kepada seluruh peserta KKN Nusantara, Laksda Ade Supandi menyampaikan tentang visi maritim, kondisi geostrategis Indonesia dan berbagai strategi untuk membangun NKRI yang berbasis maritim. Dikatakan Ade pula bahwa TNI AL akan selalu mendukung program-program kemahasiswaan untuk mencetak SDM yang berkualitas dan tangguh serta profesional. Bahkan dalam diskusi, Ade menyambut baik rencana rektor UHO untuk melakukan kerjasama dengan TNI AL untuk program-program lainnya yang akan dilaksanakan selanjutnya.

Sementara itu, Direktur Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil, KP3K-KKP, Ir. Rido M. Batubara, M.Si menyampaikan bahwa KKP akan terus mendukung upaya kampus untuk melaksanakan kegiatan kerja nyata di pulau-pulau kecil, karena sejalan dengan salah satu tugas KKP untuk mensejahterakan masyarakat di pulau-pulau kecil dan terpencil. Bahkan Rido juga akan mendukung pendanaan pelakasanaan program KKN di Wakatobi yaang sinkron dengan program yang sudah disusun oleh ditjen KP3K Tahun Anggaran 2014 ini.

Sedangkan Direktur Eksekutif IMI, Dr. Y. Paonganan, memberikan keterangan bahwa KKN Nusantara ini diharapkan menjadi program nasional yang mendapat dukungan dari berbagai pihak khusunya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar program ini menjadi salah satu program strategis dalam rangka membangun SDM yang profesional dan tangguh serta memiliki wawasan kemaritiman, karena sejatinya Indonesia adalah sebuah negara yang perlu dibangun dengan visi maritim.

Paonganan menambahkan bahwa KKN Nusantara yang dilaksanakan di pulau-pulau kecil dengan menggunakan KRI akan memberikan pengalaman baru bagi para mahasiswa sehingga lahirkan pemimpin masa depan yang memiliki visi maritim.
"Semoga KKN Nusantara selanjutnya bisa lebih baik dari pelaksanaan kali ini, semoga Indonesia Jaya di Laut, Sejahtera di Darat dan Perkasa di Udara," kata Paonganan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya