Debat publik pertama Konvensi Capres Rakyat menyedot perhatian publik. Aula Balai Adika Hotel Majapahit, Surabaya tempat berlangsung debat, ramai dijejali warga setempat dan daerah Jawa Timur lainnya untuk mendengar visi misi tujuh kandidat konvensi.
Para pendukung masing-masing kandidat tak ketinggalan turut meramaikan acara. Mereka meneriakkan yel-yel untuk jagoannya. Isran Noor Presiden, Yusril Presiden dan juga seluruh kandidat lainnya diteriakkan para pendukung saat masing-masing jagoannya dikenalkan pemandu debat lewat pengeras suara.
Panitia nampak kewalahan karena aula tak bisa menampung semua warga yang datang. Tak kurang dari seribu pendukung Isran Noor yang merupakan warga Kutai yang tinggal di Surabaya, dan 700 an pendukung Yusril, misalnya, datang ke acara ini.
"Semoga ada salah satu dari ketujuh peserta konvensi ini yang berpikiran bernas dan punya solusi memperbaiki bangsa," ujar Ketua Konvensi Solahuddin Wahid membuka debat, Minggu (5/1).
Debat menghadirkan tiga panelis. Guru Besar Politik Unair yang juga mantan Komisioner KPU Prof. DR ramlan Surbakti, Guru Besar Politik Universitas Parahyangan Bandung Prof. Asep Warlan Yusuf, dan pengajar ekonomi Unair, Dr. Tjuk Kastriadi.
Adapun tujuh peserta konvensi yakni, tokoh perempuan Anni Iwasaki, Bupati Kutai Timur Isrn Noor, pengusaha Ricky Sutanto, mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli, Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra, Rektor Universitas Islam Eropa Sofjan Siregar, dan aktivis senior Tony Ardi.
[wid]Â