Berita

KPK Jangan Banyak Omong, Tangkap Koruptor Kakap di Jatim

MINGGU, 05 JANUARI 2014 | 00:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk membuktikan ada koruptor kelas kakap di Jawa Timur. KPK jangan asal bicara, dan segera menangkap pelakunya.

"KPK jangan bicara saja. Kalau ada yang korupsi tangkap saja. Hukum itu harus tegas. Korupsi harus dibasmi. Kita sudah sepakat dengan hal itu," ujar Ketua DPR RI Marzuki Alie di sela-sela kunjungannya di Pasar Atom, Surabaya (Sabtu, 4/1).

Marzuki meminta KPK segera turun tangan untuk melakukan pembuktian. Diakui Marzuki, saat ini KPK hanya berani bicara di media tanpa ada pembuktian.


"KPK kan punya penyidik. Ketua KPK bisa memerintah untuk menangkap. Saran saya kepada Pak Abraham jika sudah ada bukti tangkap saja. Nggak usah banyak omong di media," imbuhnya.

Munculnya koruptor kelas kakap terkait pernyataan Ketua KPK Abraham Samad yang menyebutkan bahwa di Jatim ada koruptor besar. Kondisi ini terus memanas ditambah dengan pernyataan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) M Yusuf bahwa ada transaksi mencurigakan di Jatim.

Marzuki mewanti-wanti KPK harus benar-benar memeriksa dana mencurigakan yang mengalir ke rekening tersebut. Marzuki mengatakan, mungkin saat ini banyak orang kaya dan juga punya rekening. Misalnya, ada orang yang baru saja menjual tanah kemudian mendapatkan uang sekitar Rp 5 miliar, Rp 10 miliar dan dimasukkan ke dalam rekening.

"Jangan karena ada pengusaha yang sukses dan kaya, terus dianggap korupsi. Apakah kondisi itu aneh dan mencurigakan, saya pikir nggak juga," kata Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya