Berita

joko widodo

Diplomat Timteng: Jokowi-HR atau Jokowi-RR Pasangan Ideal

MINGGU, 05 JANUARI 2014 | 00:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sepak terjang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo diamati terus menerus oleh komunitas diplomat asing di Indonesia.

Banyak yang optimistis Jokowi akan memenangkan pemilihan presiden yang direncanakan berlangsung Juli mendatang. Namun tidak sedikit juga yang meragukan hal itu.

Keraguan ini setidaknya didasarkan pada dua hal. Pertama, belum ada sinyal positif dan tegas yang dapat dijadikan indikasi kuat bahwa Megawati Soekarnoputri akan mencalonkan Jokowi sebagai capres.


Kedua, Jokowi boleh jadi populer dan paling disukai rakyat saat ini. Tetapi, ia tidak punya pengalaman dalam pemerintahan di level nasional.

Seorang diplomat dari sebuah negara Timur Tengah mengatakan, kalau pun hal pertama diabaikan, atau dengan kata lain Jokowi akan menjadi calon presiden dari PDI Perjuangan, dia membutuhkan sosok lain untuk menutupi kekurangannya di point kedua.

Sosok lain itu haruslah tokoh yang memiliki pengalaman dalam manajemen pemerintahan nasional.

Selain itu, tokoh pendampin Jokowi itu juga harus memiliki pemahaman yang kuat mengenai ekonomi baik di level nasional, regional hingga global.

Merujuk pada tiga prasyarat ini, sang diplomat dari Timteng itu mengatakan bahwa paket Jokowi-Hatta Rajasa atau Jokowi-Rizal Ramli merupakan pasangan yang ideal untuk Indonesia.

Pun begitu, semua ini masih perkiraan semata. Konstelasi akan semakin jelas setelah pemilhan anggot DPR RI selesai dilakuan, katanya lagi. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya