Berita

denny ja

Denny JA Jadi Sastrawan Berpengaruh? Ini Mengerikan...

SABTU, 04 JANUARI 2014 | 23:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keputusan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin menetapkan Denny JA sebagai salah sorang sastrawan Indonesia yang berpengaruh dipertanyakan banyak kalangan.

Seorang jurnalis Rusdi Mathari dalam halaman Facebook miliknya menyambut keputusan itu dengan ucapan "innalillahi wainnailaihi rajiun".

"Apakah Anda tahu atau mengenal karya Denny? Dan berpengaruhkah dia pada Anda, pada sastra Indonesia?" tanya Rusdi.


Beberapa komentator di halaman Facebook Rusdi Mathari sepakat dengannya.

"Lha sejak kapan Denny JA jadi sastrawan? Apalagi pakai predikat berpengaruh?" tanya Ngarto Februana.

Keputusan PDS HB Jassin menetapkan Denny JA sebagai satu dari 33 sastrawan berpengaruh diambil oleh tim delapan yang terdiri dari Jamal D Rahman, Acep Zamzam Noor, Agus R Sarjono, Ahmad Gaus, Berthold Damshäuser, Joni Ariadinata, Maman S Mahayana, dan Nenden Lilis Aisyah.

Komentator lain, Kili Pringgodigdo yang juga seorang jurnalis dan aktivis Aliansi Jurnalis Indepen (AJI), tadinya tak percaya membaca status Rusdi itu.

"Nggak mungkin ah. Gila kali.. Denny JA? Tokoh sastra? Dan nggak mungkin juga Pak Berthold Damshäuser memilih Denny JA itu," tulisnya sambil merujuk ke halaman Facebook Berthold yang dikenal sebagai pengamat sastra Indonesia dari Jerman.

Namun setelah membaca tautan berita mengenai 33 sastrawan Indonesia paling berpengaruh, Kili mengatakan, "Baru saja aku baca. Ini mengerikan." [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya