Berita

Inilah 33 Sastrawan Berpengaruh di Indonesia

JUMAT, 03 JANUARI 2014 | 20:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin dan Tim 8 mengumumkan 33 tokoh sastra paling berpengaruh di Indonesia sejak tahun 1900 hingga kini yang dituangkan dalam sebuah buku dengan judul yang sama di Jakarta, Jumat sore.

Dalam acara diskusi bedah buku tersebut, Ketua Tim 8 yang juga Ketua Tim Juri, Jamal mengatakan, 33 tokoh sastra yang paling berpengaruh itu adalah hasil seleksi panjang yang dilakukan oleh Tim 8 pada tahun 2013.

"Tokoh yang terpilih mulai dari Kwee Tek Hoay (1886-1952), Pramoedya Ananta Toer, Chairil Anwar, HB Jassin sampai sampai dengan Helvy Tiana Rosa yang lahir tahun 1970. Tim 8 juga memilih aktivis yang menggerakan Indonesia Tanpa Diskriminasi melalui karya sastra, dan sebenarnya tak berminat menjadi penyair, Denny JA, yang karyanya 'Atas Nama Cinta' baru terbit tahun 2012," katanya.


Jamal menceritakan sulitnya menyaring 33 tokoh paling berpengaruh diantara begitu banyak sastrawan yang layak ditetapkan.

"Tim melakukan kajian dan debat yang melelahkan mengenai siapa yang harus terpilih dan siapa yang tidak. Subyektivitas tim juri tentu saja bermain. Namun karena delapan team juri ini memiliki reputasi dan bekerja secara independen pilihan subyektifnya dapat dipertanggung jawabkan secara akademik," katanya seperti dikutip dari Antara.

Untuk itulah, katanya, tim juri sepakat hanya mengumumkan pilihan ini setelah buku pertanggungjawaban akademiknya terbit.

Menurut Jamal, setelah melalui perdebatan dua hari lebih, akhirnya tim 8 menetapkan 4 kriteria untuk memilih 33 tokoh sastra paling berpengaruh itu. Jika memenuhi satu dari 4 kriteria itu, seorang tokoh sudah bisa disebut berpengaruh.

Empat kriteria itu, pertama pengaruhnya tidak hanya berskala lokal, melainkan nasional, kedua pengaruhnya relatif berkesinambungan, dalam arti tidak menjadi kehebohan temporal atau sezaman belaka, ketiga dia menempati posisi kunci, penting dan menentukan, keempat dia menempati posisi sebagai pencetus atau perintis gerakan baru yang kemudian melahirkan pengikut, penggerak, atau bahkan penentang.

Anggota Tim 8 adalah Jamal D Rahman, Acep Zamzam Noor, Agus R Sarjono, Ahmad Gaus, Berthold Damshäuser, Joni Ariadinata, Maman S Mahayana, dan Nenden Lilis Aisyah.

Banyak tokoh yang terpilih yang memang sudah dikenal publik luas sebagai dewa sastra seperti WS Rendra, Sapardi Djoko Damono, Sutardji Calzoum Bachri, Chairil Anwar, Goenawan Mohammad, Sutan Takdir Alisjahbana, HB Jassin, dan Taufik Ismail.

Namun ada pula tokoh yang selama ini kurang dikenal publik luas di dunia sastra. Yang menonjol adalah ikut terpilihnya Denny JA, seorang konsultan politik ternama, dan penggagas gerakan Indonesia Tanpa Diskriminasi dalam barisan tiga puluh tiga sastrawan yang berpengaruh.

Tim Juri menjelaskan Denny JA terpilih karena ia melahirkan genre baru dalam puisi Indonesia yang disebut genre puisi esai. Jenis puisi ini kini menjadi salah satu trend sastra muthakir yang sudah direkam dalam kurang lebih sepuluh buku.

"Genre puisi esai ini memancing perdebatan luas di kalangan sastrawan sendiri. Aneka perdebatan itu sudah pula dibukukan. Terlepas dari pro kontra pencapaian estetik dari puisi esai, pengaruh puisi esai dan penggagasnya Denny JA dalam dinamika sastra muthakir tak mungkin diabaikan siapapun," ujar tim juri. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya