Berita

ilustrasi/net

Politik

Diganjal, Debat Capres Rakyat Jalan Terus

JUMAT, 03 JANUARI 2014 | 15:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebagai bagian dari proses untuk mencari dan menguji kapasitas Kandidat Capres Rakyat 2014, Komite Konvensi Rakyat akan melangsungkan Debat Publik. Menurut rencana, Debat Publik pertama akan dilangsungkan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) pada Minggu (5/1). Namun acara yang sudah siap digelar tersebut, terpaksa dialihkan lokasinya karena diduga ada intervensi yang melarang Konvensi Rakyat diselenggarakan di kampus Unair tersebut.

"Bagaimanapun Debat Publik Capres Konvensi Rakyat harus jalan terus. Kami pun memindahkan lokasi Debat ke Hotel Majapahit," kata Ketua Komite Konvensi Rakyat, Salahuddin Wahid, kepada wartawan (Jumat, 3/1).

Menurut Gus Solah, sapaan akrab Salahuddin Wahid, dipilihnya Hotel Majapahit karena hotel ini memiliki akar sejarah yang kuat terutama semangat perjuangan merebut kemerdekaan.


"Konvensi Rakyat hadir untuk mengajak rakyat Indonesia berperan serta memilih pemimpin alternatif  dalam pesta demokrasi 2014, sehingga jumlah golongan putih (golput) bisa berkurang," katanya.

Menurut Anggota Komite Konvensi Rakyat, Tjuk Kasturi Sukiyadi, Debat Publik ini adalah salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama akan nasib bangsa di masa depan. Doktor dan pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair ini mengimbau masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang benar-benar mampu memajukan bangsa dan menyejahterakan rakyat.

"Mari ramaikan pesta demokrasi dengan mencoblos pemimpin yang berkualitas dan berkarakter," ujarnya.

Sedangkan Sekretaris Komite, Rommy Fibri, menambahkan bahwa ketujuh kandidat Capres Rakyat sudah siap untuk adu kualitas. Selain memaparkan visi dan misinya, para kandidat juga akan ditanya oleh Panelis yang terdiri atas tokoh-tokoh nasional di Jakarta dan tokoh masyarakat Surabaya. Menurutnya, tujuh Kandidat Capres Rakyat yang akan mengikuti Debat Publik adalah: Anni Iwasaki (Tokoh Perempuan), Isran Noor (Bupati), Ricky Sutanto (Pengusaha), Rizal Ramli (Mantan Menteri), Sofjan Siregar (Rektor Universitas Islam Eropa), Tony Ardie (Aktifis Senior), dan Yusril Ihza Mahendra (Mantan Menteri).[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya