Berita

Prabowo Berkemah di Garut Demi Melihat Langsung Kehidupan Rakyat

KAMIS, 02 JANUARI 2014 | 17:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Calon Presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengisi liburan tahun baru di Garut, Jawa Barat. Bukan pelesiran, Prabowo berada di Desa Kramat Wangi, Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut untuk menyapa warga, untuk mengetahui persoalan yang dialami warga.

Prabowo bersama beberapa stafnya tiba di Desa Kramat Wangi kemarin (Rabu, 1/1) sekitar pukul 18.30 WIB. Warga menyambut hangat kedatangan Prabowo, dan Prabowo pun langsung menggelar tenda untuk bermalam di desa tersebut.

Wasekjen Partai Gerindra yang juga Seketaris Pribadi Prabowo, Sudaryono, menginformasikan pada malam tahun baru Prabowo memilih menyepi di rumahnya di desa Bojong Koneng, Bukit Hambalang, Bogor. Siangnya, sekitar pukul 13.00 WIB, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu berangkat menuju Garut dengan menggunakan mobilnya.


"Pak Prabowo berencana menginap beberapa malam di Garut, dijadwalkan akan mengunjungi pasar ikan, bertemu masyarakat dan melakukan aktivitas lainnya," kata Sudaryono dalam pesan elektroniknya (Kamis, 2/1).

Potensi Desa Kramat Wangi yang dikenal sebagai sentra peternak sapi perah dengan susu yang baik juga tak luput dari pandangan Prabowo untuk mengetahuinya lebih dalam. Karena itu, Prabowo dijadwalkan akan mengunjungi peternakan sapi tersebut sebagai wujud dari program Revolusi Putih (rakyat harus minum susu) dari Partai Gerindra.

"Pagi tadi, Prabowo meresmikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STIA) Garut, siangnya bertemu masyarakat dan nanti malam akan berdiskusi dengan masyarakat," jelas Sudaryono.

Selain untuk mendekatkan diri dengan rakyat khususnya masyarakat pedesaan, tujuan Prabowo berkemah sebagai ajang bernostalgia saat muda dulu menjadi tentara. Apalagi, daerah Nagrek, Garut adalah daerah Prabowo dulu melakukan latihan tentara.

"Tentara itu menyatu dengan rakyat. Meski sudah tidak menjadi tentara, saya ingin tetap menyatu dengan rakyat," beber Sudaryono menirukan ucapan Prabowo.[dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya