Berita

net

Politik

Pendukung GW: Bersatulah untuk Wujudkan Indonesia Maju

KAMIS, 02 JANUARI 2014 | 15:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tahun 2013 sudah kita tinggalkan, tahun 2014 baru kita awali. Berbagai peristiwa yang terjadi di masa lampau harus menjadi pelajaran berharga untuk membangun Indonesia ke depan. Sebab bagaimanapun, sejarah merupakan cerita tentang progresivitas, sehingga negara dan bangsa ini harus membuat langkah maju dari capaian-capaian yang telah dilalui.

"Untuk maju kita harus bersatu. Bersatu dan solid dalam semangat menjunjung kedaulatan bangsa, kepentingan nasional, pluralisme, demokrasi dan kesejahteraan sosial," ujar Koordinator Nasional Gita Indonesia, Reza Fahlvi, dalam keterangan elektroniknya (Kamis, 2/1).

Reza mengatakan sebagai komponen jejaring masyarakat sipil yang dipelopori oleh anak-anak muda kreatif yang cinta tanah air, Gita Indonesia menyerukan agar seluruh komponen masyarakat Indonesia tidak terbelah dalam membela kepentingan bangsa.


"Tahun 2014 adalah tahun krusial karena akan dilaksanakannya pemilu legislatif dan pemilu peesiden. Rakyat akan memilih pemimpinnya. Pemimpin sejati adalah pemimpin yang berjuang untuk kemajuan bangsanya dan kesejahteraan rakyatnya," ucap dia.

Gita Indonesia yakin Pemilu dan Pilpres 2014 akan menjadi jembatan menuju perubahan. Syaratnya, rakyat harus jeli dalam memilih pemimpin yang sejati. Indonesia adalah negara besar yang ekonominya sedang tumbuh namun rakyat masih banyak yang belum makmur.

"Globalisasi harus disikapi sebagai kesempatan yang harus digunakan untuk mengoptimalkan sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat Indonesia," kata dia.

Gita Indonesia merupakan jejaring masyarakat sipil pendukung Gita Wirjawan sebagai presiden. Gita Indonesia kerap aktif membangun kesadaran akan pentingnya perubahan dan kebangkitan Indonesia. Sejak dideklarasikan di Yogyakarta pada medio November 2013, Gita Indonesia aktif berkeliling Indonesia untuk membangun kesadaran bersama melalui aktivitas rembug warga.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya