Berita

sby/net

DUGAAN DISKRIMINASI RAS

Komnas HAM Beri SBY Batas Waktu Selama 30 Hari Kerja

RABU, 01 JANUARI 2014 | 14:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberi batas waktu kepada Ketua Umum Demokrat, SBY, untuk menjawab surat yang dilayangkan terkait dengan dugaan diskrimnasi ras dan etnik yang dilakukan politisi Demokrat Ruhut Sitompul kepada pengamat politik Boni Hargens.

"Surat klarifikasi oleh Ketua Umum Partai Demokrat kepada komnas HAM harus dijawab dalam jangka waktu 30 hari kerja sejak surat tersebut diterima," kata Ketua Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan Pelanggaran HAM di Komnas HAM, Natalius Pigai, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 1/1).

Menurut Natalius, surat kepada SBYuntuk menanyakan secara langsung, apakah pernyataan Ruhut Sitompul yang diduga bernada diskriminasi ras dan etnik tersebut mencerminkan sikap Partai Demokrat atau tidak. Hal ini karena status Ruhut Sitompul sebagai Jurubicara Partai demokrat.


Natalius menegaskan bahwa surat yang dilayangkan Komnas HAM ini untuk menindaklanjuti pengaduan Boni. Dan panggilan permintaan keterangan ini berdasarkan kewenangan yang dimiliki Komnas HAM sesuai dengan Pasal 8 UU No. 40/2008 tentang penghapusan diskrimnasi Ras dan Etnik.

Dalam sebuah diskusi di TVone, Ruhut menyebut warna kulit Boni Hargens dengan nada yang dinilai melecehkan. Akibat pernyataan ini, berbagai protes dan gerakan muncul. Misalnya gerakan untuk tidak memilih partai yang diskriminatif. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya