Berita

ilustrasi/net

Selamat Datang di Tahun Penuh Trik dan Intrik!

RABU, 01 JANUARI 2014 | 09:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Perayaan Malam Tahun Baru sudah berakhir. Berbagai orang punya harapan dan juga target di tahun 2014 ini, tak terkecuali politisi.

Bagi politisi, tahun ini merupakan tahun yang menentukan. Di tahun inilah ada dua momentum penting berupa pemilihan umum legislatif (pileg)  dan pemilihan presiden (pilpres). Tak heran banyak yang menyebut tahun ini sebagai tahun politik.

Tahun politik karena semua partai, yang sejak tahun 2013 sudah mulai memanaskan mesin partai, akan benar-benar bertarung satu sama lain. Hampir bisa dipastikan, semua energi bangsa akan tersedot ke momentum ini. Sebab meski ini tahun politik, bukan berarti milik politisi belaka. Ini juga milik rakyat, dan karena itulah disebut sebagai pesta rakyat.


Dan bila kategori stakeholders masyarakat dipecah ke dalam tiga sisi, maka momentum politik bukan hanya peristiwa penting bagi kelompok political society. Ini juga peristiwa sangat menentukan bagi economic society dan juga civil society. Dua kelompok terakhir itu akan juga ikut bersaing, bertarung, saling mempengaruhi, dan saling menjatuhkan. Maka selalu ada kaitan kultural-sosial dan bisnis di balik keputusan-keputusan politik

Lebih-lebih dalam konteks Indonesia, pembagian kelompok ini tidak jelas, atau paling tidak irisannya kabur. Tak sedikit, politisi juga merupakan seorang pengusaha atau bahkan tokoh utama di ormas tertentu. Perang kepentingan akan semakin nyata. Maka tahun ini pun disebut sebagai tahun trik dan intrik.

Tentu saja, rakyat berharap, proses demokrasi yang seringkali melelahkan dan butuh kesabaran tingkat tinggi ini bisa menghantarkan Republik menuju cita-cita Kemerdekaan.  Jangan sampai, sindiran Tiro, sekretaris pribadi Cicero sang negarawan dari Romawi Kuno, menimpa Indonesia.

Kata Tiro, sebagaimana termuat dalam novel Imperium dan Conspirata karya Robert Harris, bagi kebanyakan politisi mengurus negara hanyalah mengisi waktu luang di antara dua pemilu. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya