Berita

presiden sby/net

Benar-benar Memprihatinkan, Usia Perpres Tak Sampai Satu Bulan

SELASA, 31 DESEMBER 2013 | 10:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Semakin terbukti, SBY tidak mamu membaca persoalan rakyat dan tidak mampu mengelola negara dengan baik.

Demikian disampaikan gurubesar ilmu hukum dari Universitas Parahyangan (Unpar), Asep Warlan Yusuf, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 31/12).

Pernyataan Asep ini terkait dengan langkah SBY mencabut Peraturan Presiden (Perpres) 105/2013 tentang Pelayanan Kesehatan Paripurna kepada Menteri dan Pejabat Tertentu dan Perpres Nomor 106/2013 tentang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan bagi Pimpinan Lembaga Negara.


Pencabutan atau pembataan kedua Perpres yang terbit pada pertengahan Desember lalu itu disampaikan sendiri oleh SBY usai rapat terbatas kabinet di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin kemarin (30/12).

"Di luar substansi Perpres-nya, ini sangat memprihatinkan. Usia Perpres tak sampai satu bulan. Benar-benar memprihatinkan. SBY tidak mampu membaca masalah dengan baik," ungkap Asep, yang bila dilihat secara substansial memang Perpres itu menyakiti rakyat.

Menyakiti rakyat, ungkap Asep, karena dua hal. Pertama karena pemerintah mau menghamburkan uang negara bagi pejabat untuk berobat ke luar negeri di tengah rakyat yang kekurangan. Kedua, menyakitkan karena pemerintah sendiri tidak percaya diri dengan kemampuan dokter di dalam negeri.

"Tapi di luar substansinya itu, saya benar-benar prihatin. Berarti Presiden dan tim-nya tidak mengakaji secara mendalam waktu buat Prespres itu," demikian Asep. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya