Berita

ILUSTRASI/NET

PILPRES 2014

Peta Pertarungan Cawapres Bisa Lebih Sulit dari Peta Capres

SELASA, 31 DESEMBER 2013 | 06:37 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Peta politik untuk menakar calon wakil presiden (cawapres) mendatang jauh lebih sulit ketimbang menentukan calon presiden (capres). Sebab, posisi wakil presiden seiring dengan makin beratnya tantangan ke depan, tidak saja sebatas menghadiri acara-acara seremonial belaka tetapi juga harus siap menjadi administratur sekaligus pelengkap tugas-tugas presiden.

"Saat ini parpol di luar Partai Hanura sedang wait and see melihat hasil pemilu legeslatif yang akan datang, atau sedang menakar elektabilitas tokoh lain yang juga popular di masyarakat," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, Senin malam (30/12)

Menurut dia, bisa jadi tokoh non-parpol akan melejit jika memang memiliki modal sosial dan politik yang tinggi. Sebaliknya, tokoh partai yang "kebetulan" menjadi ketua umum parpol juga memiliki previledge karena posisinya amat menentukan di partai. Sosok seperti ini bisa punya peluang digaet oleh parpol besar guna melengkapi persyaratan prosentasi suara koalisi parpol untuk mencalonkan pasangan capres-cawapres sendiri.


Lebih lanjut, dalam prediksi pengajar  program pascasarjana di berbagai perguruan tinggi di tanah air ini, tokoh partai yang bukan berposisi sebagai ketua umum parpol pun juga punya potensi untuk "dipinang" menjadi cawapres dari parpol besar. Nama Jusuf Kalla misalnya, sangat potensial dipakai partai lain untuk menggerus suara Golkar, demikian juga nama Mahfud MD juga layak jual bagi capres parpol besar sebagai representasi partai-partai Islam.

"Saya kira peta pertarungan cawapres di Pemilu nanti tidak akan kalah meriahnya ketimbang perang bintang antar capres. Posisi cawapres sangat penting dan krusial di saat-saat akhir," demikian Ari. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya