. Jumlah total korban tewas dari bencana topan Haiyan atau disebut juga topan Yolanda yang terjadi di Filipina pada awal November lalu hingga saat ini telah mencapai angka 6.155 jiwa.
Hal tersebut berdasarkan data terbaru yang dilansir oleh badan penanggulangan bencana atau National Disaster Risk Reduction and Management Council (NDRRMC) Filipina pada Minggu (29/12), seperti diberitakan media setempat Sunstar.
Dari jumlah keseluruhan, korban tewas terbanyak berasal dari wilayah Visayas Timur dengan jumlah 5.757 jiwa. Kemudian wilayah Visayas Barat sebanyak 294 jiwa, Visayas Tengah 74 jiwa, Mirnaropa 19 jiwa, Bicol 6 jiwa, Calabarzon 3 jiwa, Semenanjung Zamboangan 1 jiwa, dan di wilayah Caraga 1 jiwa.
Dari keseluruhan korban. sekitar 1.000 diantaranya dikhawatirkan akan membusuk di kota Tacloban, salah satu kota yang terkena dampak terparah dari bencana tersebut. Hal itu memicu bahaya kesehatan bagi para pengungsi dan korban selamat yang bermukim di sekitar wilayah bencana tersebut.
Namun pemerintah Filipina menjamin penduduknya bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena proses pengumpulan dan identifikasi mayat-mayat yang masih berada di lokasi kejadian.
"Otoritas sedang mengerjakan segalanya yang mereka mampu untuk melengkapi proses mengumpulkan jenazah. Tujuan pemerintah adalah untuk menjamin kesehatan dan keamanan masyarakat," kata Sekretaris Komunikasi Operasi Resmi Presiden , Herminio Coloma Jr. sambil menyebut bahwa Kementerian Kesehatan dan dalam Negeri serta pemerintah setempat tengah bekerjasama melakukan proses tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya memiliki cara yang sistematis untuk mengidentifikasi masing-masing korban tewas. Ia menghibau kepada masyarakat Filipina agar bersabar karena proses tersebut mungkin akan memakan waktu lama.
Selain jumlah korban tewas, NDRRMC juga melansir julah korban terluka yang mencapai angka 28.626 orang dan korban hilang yang mencapai 1.785 orang.
Data NDRRMC juga menyebut bahwa setidaknya 3,424,593 keluarga atau 16,078,181 orang di 12,139 desa di 44 provinsi terkena dampak topan Haiyan, 890,895 keluarga atau 4,095,280 orang di antaranya kehilangan tempat tinggal. Dari jumlah korban selamat yang kehilangan tempat tinggal tersebut, 20,924 keluarga atau 101,527 orang di antaranya masih bertahan di 381 pusat evakuasi.
NDRRMC juga menambahkan bahwa total biaya bantuan pemerintah untuk keluarga yang terkena bencana telah mencapai 1.218 miliiar Peso Filipina.
[ysa]