Berita

FOTO:REUTERS

Dunia

Teranyar, 16 Tewas dan 44 Cedera Dihantam Bom Bunuh Diri di Rusia

SENIN, 30 DESEMBER 2013 | 11:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sedikitnya 16 orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di stasiun kereta api Volgograd Rusia pada Minggu (29/12). Hal tersebut dikonfirmasi oleh Komite Nasional Anti terorisme Rusia.

"Berdasarkan informasi yang terverifikasi, ledakan dia stasiun kereta api di Volgograd telah menewaskan 16 orang," kata keterangan Komite tersebut seperti dikabarkan Russia Today, Senin (30/12).

Di samping korban tewas, ledakan yang terjadi pukul 12.45 siang waktu setempat itu juga mengakibatkan 44 lainnya luka-luka. 38 di antaranya dilarikan ke rumah sakit setempat karena mengalami luka serius.


Jurubicara Komite, Vladimir Markin menyebut bahwa insiden tersebut merupakan bagian dari aksi terorisme. Ia menyebut bahwa kekuatan ledakan yang dilakukan di dekat metal detector di  stasiun Volgograd tersebut diprediksi setara dengan sedikitnya 10 Kg TNT.  

Atas insiden tersebut, otoritas Volgograd menyatakan tiga hari berkabung untuk para korban ledakan. Sementara itu, pelaku peledakan bom bunuh diri pada mulanya diprediksi adalah perempuan.

"Diperkirakan dibawa oleh pelaku bom bunuh diri perempuan," kata keterangan komite.

Perempuan tersebut diidentifikasi sebagai Oksana Aslaovam teman dekat Naida Asiyalova yang juga dikenal dengan nama Amaturahman, perempuan yang berada di balik serangan di Volgograd bulan Oktober lalu.

Namun investigasi lanjutan yang dilakukan menemukan lebih banyak bukti yang menunjukkan bahwa seorang pria juga diduga terlibat dalam serangan tersebut. Hal tersebut terlihat dati sidik jari laki-laki yang ditemukan di pamantik granat yang ditemukan di TKP.

Volgograd merupakan kota yang terletak 690 km di sebelah timur laut dari Sochi dan  memiliki penduduk sekitar 1 juta orang. Wilayah tersebut dekat dengan wilayah rawan konflik di Kaukus Utara Rusia. Sejumlah ledakan bom terjadi terutama jelang Olimpiade Musim Dingin di Sochi yang akan digelar pada awal Februari 2014 mendatang.

Sebelumnya, sebuah ledakan bom juga terjadi di kota tersebut pada Oktober lalu, ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di bus. Insiden tersebut menewaskan enam orang dan melukai 30 lainnya. Sementara itu pada Jumat lalu sebuah ledakan bom mobil yang dirakit sendiri juga terjadi di Rusia, tepatnya di kota Pyatigorsk dan menewakan tiga orang.[wid]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya