Berita

mega-prabowo/net

Senjata Perjanjian Batu Tulis Gerindra Tidak Akan Merusak Citra PDI Perjuangan

SENIN, 30 DESEMBER 2013 | 10:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bisa jadi, menjelang Pilpres 2014, Partai Gerindra akan membuka isi kontrak politik antara Megawati dan Prabowo di 2009. Dengan catatan, kontrak politik yang kemudian dikenal sebagai "Perjanjian Batu Tulis" itu benar- benar ada dan memang ada klausul agar Megawati mendukung Prabowo sebagai Capres di 2014.

Namun demikian, kata pengamat politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan Yusuf, beberapa waktu lalu, hal itu tidak akan menggerus suara PDI Perjuangan. Bila pun akhirnya, Megawati mengingkari perjanjian tersebut.

"Perjanjian itu, bila dibuka ke publik, tidak akan berdampak apa-apa pada citra PDI Perjuangan. Suara PDI Perjuangan tidak akan terpengaruh oleh faktor itu," tegas Asep, yang juga gurubesar ilmu hukum.


Asep sendiri menilai perjanjian itu, sekali lagi bila pun ada, tidak perlu menjadi wacana atau bahan senjata lagi bagi Gerindra untuk merayu dan atau menekan PDI Perjuangan. Sebab faktanya, perjanjian itu merupakan kontrak politik yang sangat tergantung pada konstelasi politik, dinamika politik, dan aspirasi publik.

"Itu kan kontrak politik, bukan kontrak hukum. Jadi perjanjian itu bukan sesuatu yang legal formal, dan tidak seserius yang dibicarakan politisi Gerindra. Tidak bisa juga ada pihak disebut wan-prestasi, atau membawa persoalan ini ke ranah hukum," kata Asep.

Hingga saat ini, "Perjanjian Batu Tulis" tersebut terus menjadi buah bibir. Sementara politisi PDI Perjuangan menolak ada janji Megawati untuk mengusung Prabowo menjadi capres dalam Pilpres 2014. Sedangkan politisi Gerindra banyak yang memastikan bahwa kontrak politik itu memang ada, dan pada waktunya akan menagih pada Megawati. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya