Berita

Cap Jempol Darah untuk Mega Mirip Film 47 Ronin

MINGGU, 29 DESEMBER 2013 | 22:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sampai sejauh ini belum ada yang berubah dari rencana deklarasi dukungan untuk Megawati Soekarnoputri yang akan dilakukan kelompok loyalis di Rengas Dengklok, Jawa Barat, pada pekan depan (Rabu, 8/1/2014).

Dalam deklarasi yang diperkirakan dihadiri ratusan pendukung Mega itu juga akan digelar upacara membubuhkan cap jempol darah sebagai tanda dukungan.

Mereka akan meminta kesediaan Mega dicalonkan sebagai presiden dalam pilpres mendatang. Mereka juga tidak begitu suka dengan manuver sekelompok orang di dalam dan di luar PDI Perjuangan yang mengelus-elus tokoh lain yang dinilai tidak ikut dalam membangun dan membesarkan partai, melainkan sekadar menumpang tenar.


Kalangan pendukung Mega menyadari bahwa tradisi membubuhkan cap jempol darah ini kerap dianggap primitif dan merupakan simbol kekerasan.

Tetapi menurut mereka, cap jempol darah adalah ekspresi loyalitas dan pembelaan terhadap pimpinan dan junjungan.

Kira-kira seperti aksi membubuhkan cap jempol darah yang dilakukan 47 ronin yang ingin membalaskan dendam atas kematian tuan mereka di film 47 Ronin yang sedang ditayangkan di bioskop-bioskop di Indonesia.

Di dalam film yang dibintangi Keanu Reeves dan disutradarai Carl Erick Rinsch itu ada sebuah adegan dimana ke 47 samurai yang kehilangan tuan itu berkumpul di sebuah hutan. Mereka maju satu persatu, mencabut pedang katana dan menekan jempol mereka pada pangkal pedang sehingga berdarah.

Darah itulah yang kemudian dibubuhkan di atas nama mereka di kain putih yang melambangkan kesucian hati.

Rengas Dengklok pun sengaja dipilih, karena di tempat itulah Bung Karno dan Bung Hatta pernah diyakinkan kelompok pemuda untuk segera memproklamasikan kemerdekaan di Indonesia.

Tafsir sejarah lain mengatakan, kejadian pada tanggal 16 Agutsus 1945 itu sedianya sebuah perlindungan, bukan penculikan seperti yang kerap disebutkan dalam sejarah formal. [dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya