Berita

presiden sby/net

SBY Canangkan 3 Januari Hari Kerukunan Nasional

MINGGU, 29 DESEMBER 2013 | 06:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden SBY dijadwalkan akan mencanangkan 3 Januari 2014 sebagai Hari Kerukunan Nasional (HKN). Pencanangan ini akan ditandai dengan gerak jalan bersama Presiden SBY bersama tokoh lintas agama.

“Ini merupakan sumbangan para tokoh lintas agama kepada bangsa,” ujar Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet RI, Minggu (29/12).

Para tokoh lintas agama yang bertemu Menag Suryadharma Ali itu adalah tokoh yang mewakili agama Islam, Kristen, Katolik, Protestan, Buddha, Hindu dan Konghucu.  Sementara Menag didampingi oleh Wamenag Nasaruddin Umar dan Sekjen Bahrul Hayat serta para pejabat Kemenag.


Jelas Suryadharma, disebut Hari Kerukunan Nasional bukan Hari Kerukunan Lintas Agama, alasannya adalah, kerukunan nasional maknanya lebih luas dibandingkan kerukunan lintas agama.

“Jadi bangsa ini bukan hanya menginginkan kerukunan agama, tapi juga menghendaki terjadi kerukunan suku, budaya, atau yang lainnya, termasuk kerukunan bidang politik. Jadi ada kerukunan antar partai politik,” papar Menag.

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap HKN yang digelar pada tanggal 3 Januari 2014 ini akan diadakan setiap tahun.

Suryadharma Ali menambahkan, di era Orde Baru ada yang disebut dengan istilah stabilitas politik, ekonomi dan keamanan syarat  kondusif untuk bisa membangunan negeri, maka sekarang ini syarat untuk bisa membangun adanya  kerukunan, baik kerukunan internal agama sendiri, dan antar agama, termasuk kerukunan suku, budaya, etnis dan lainnya.

“Jadi begitu pentingnya arti dari kerukunan nasional sebagai syarat untuk bisa membangun bangsa dan negara,” tandas Suryadharma Ali. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya