Berita

net

IHCS Kecam Kekerasan Aparat ke Warga Taman Burung

JUMAT, 27 DESEMBER 2013 | 16:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Indonesia Human Right for Social Justice (IHCS) mengecam tindakan-tindakan kekerasan dan represif yang dilakukan aparat kepolisian yang melakukan penertiban di tempat tinggal warga Taman Burung, Pluit, Jakarta Utara, yang sedang disengketakan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"IHCS dengan tegas mengutuk kekerasan dan penanganan konflik yang represif semacam itu," ujar Wakil Ketua IHCS Ridwan Darmawan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Jumat, 27/12).

Penertiban warga yang masih bertahan di Taman Waduk Pluit dilakukan oleh 180 personel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP, beberapa saat tadi. Warga dan dua aktivis PBHI Jakarta yang memberi pendampingan bagi warga diamankan petugas. Kericuhan bermula saat penertiban ada beberapa warga yang mengaku belum mendapatkan ganti rugi dan menolak huniannya dihancurkan.


Ridwan menegaskan, tindakan represif aparat tidak akan menyelesaikan masalah. Pihaknya, kata Ridwan, sudah mengimbau Jokowi-Ahok mengedepankan konsep Urban Agrarian Reform dalam menyelesaikan masalah lahan di Jakarta. Bahkan imbauan tersebut sudah disampaikan sejak DKI dipimpin Soetiyoso, dan Fauzi Bowo.

"Pendekatan yang dilakukan Jokowi dalam menangani PKL Tanah Abang saya kira sudah cukup bagus. Kalau dianalogikan, PKL itu juga ilegal, tapi mengapa Pemprov bisa menyediakan lahan/gedung pasar untuk mereka. Jika para pemukim di Taman Burung juga dianggap ilegal, kenapa juga mereka diperlakukan sama. Intinya warga harus diajak berdialog dan ikut terlibat aktif dalam penyelesaian konflik-konflik lahan. Jangan main asal gebuk, tangkap, dan tahan," demikian Ridwan.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya