Berita

Humor Politik

Kenapa Santa Claus Enggan ke Indonesia?

KAMIS, 26 DESEMBER 2013 | 19:35 WIB

DI belahan dunia Barat perayaan Natal indentik dengan Santa Claus atau Sinterklaas. Santa Claus digambarkan naik kereta yang ditarik sejumlah rusa dan mampir ke rumah-rumah melalui cerobong asap untuk meletakan hadiah yang diinginkan anak-anak.

Suatu saat Santa Claus ditanya, mengapa enggan berkunjung ke Indonesia untuk mengirim hadiah Natal? Santa punya alasan.

"Rumah-rumah di Indonesia sekarang sudah tidak ada cerobong asapnya, bagaimana bisa masuk ke dalam rumah? Pintu-pintu rumah dikunci dengan gembok besar-besar dan dijaga security bahkan ada kamera pengawasnya."


"Pajak masuk barang-barang impor di Indonesia sangat tinggi. Kereta Rusa tidak diizinkan masuk ke dalam kota."

Alasan lainnya.

"Kalau kemana-mana membawa bungkusan besar, pasti dicurigai sebagai teroris pembawa bom."

"Belum lagi jalanan di Indonesia sering berubah-ubah nama, membingungkan. Bahkan ada alamat palsu."

"Tindakan kriminalitas di Indonesia sangat tinggi, takut dirampok atau dihipnotis." [***]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya