Berita

rizal ramli/net

Somasi Yudhoyono ke RR1 Pengalihan Isu Century

KAMIS, 26 DESEMBER 2013 | 16:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Somasi yang akan dilayangkan pengacara keluarga Presiden Yudhoyono terhadap Rizal Ramli hanyalah upaya pengalihan isu, seiring proses hukum penuntasan megaskandal Century yang mulai mengarah ke Boediono dan Yudhoyono.

"Dengan proses hukum itu Presiden Yudhoyono panik. Penunjukkan dan upaya-upaya hukum yang dilakukan pengacara dia cuma untuk pengalihan isu," ujar aktivis gerakan mahasiswa 77/78, Syafril Sjofyan, kepada Rakyat Merdeka Online, kemarin (Rabu, 25/12).

Syafril menyebut sejak awal kasus bailout Century sudah terang benderang siapa aktornya. Yang bertanggungjawab adalah Boediono sebagai gubernur BI dan Yudhoyono. Undang undang jelas menyebut presiden adalah penanggungjawab Lembaga Penjamin Simpanan, lembaga yang mengucurkan bailout. Semantara itu, katanya, BPK dalam auditnya jelas menyebut bailout Century merugikan keuangan negara Rp 6,7 tiliun.


"KPK tidak mungkin tidak tahu soal itu semua. Makanya Yudhoyono perlu mengaburkan masalah dengan mengalihkan isunya," kata Syafril.

Syafril mengaku tidak aneh dengan upaya Yudhoyono tersebut.

"Presiden Yudhoyono ini bukan seorang negarawan, tapi pemain politik. Kalau kepepet, dia akan mengalihkan dan mengaburkan masalahnya," demikian Syafril.

Rencana somasi terhadap RR1, demikian Rizal Ramli disapa, disampaikan pengacara keluarga Yudhoyono, Palmer Situmorang. Palmer tak terima dengan RR1 yang menengarai penunjukkan Boediono sebagai calon wakil presiden SBY pada 2009 lalu sebagai gratifikasi politik setelah membailout Bank Century.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya