Berita

Sutopo Purwo Nugroho/net

BNPB Minta Lokasi Longsor Banjarnegara Dijadikan Kawasan Konservasi

RABU, 25 DESEMBER 2013 | 19:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Syamsul Maarif, menyampaikan ucapan terima kasih atas kinerja Bupati Banjarnegara, Sutejo Slamet Utomo, bersama BPBD Banjarnegara yang telah berusaha optimal melakukan penanganan bencana longsor di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Syamsul dalam kunjungan kerja ke lokasi longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Rabu, 25/12).

Wilayah Banjarnegara memang tak luput dari bencana longsor. Hampir tiap tahunnya terjadi. Sepanjang 19-24 Desember 2013 ini, longsor terjadi di 60 titik yang tersebar di 32 desa di 13 kecamatan. Akibat longsor tersebut, 32 rumah rusak berat, 21 rusak sedang, 56 rusak ringan, 135 rumah terancam dan 46 Kepala Keluarga mengungsi. Pengungsi tersebar di lima desa.


Dalam kesempatan itu Syamsul menyampaikan perlunya Pemerintah Daerah Banjarnegara membuat Peraturan Daerah dan menjalankan pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi wilayahnya yang rawan longsor. Dia menyarankan dalam Perda tersebut mengatur agar tempat hunian lama yang longsor tidak dihuni kembali setelah warganya relokasi.

"Tempat hunian yang longor dijadikan kawasan konservasi sehingga tidak timbul korban," kata Syamsul, seperti tertulis dalam pesan elektronik yang diteruskan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Selain itu katanya, penduduk harus dilibatkan dalam proses pembangunan. Program penghijauan yang dicanangkan Pemda, bukan hanya berorientasi pada hijau daun semata, tetapi juga tanamannya harus mampu mengikat tanah dan ada nilai ekonominya.

"Bio enjineering bisa dilakukan masyarakat," pesannya.

Pada kesempatan itu Kepala BNPB juga memberikan bantuan dana siap pakai Rp 250 juta dan logistik peralatan untuk penanganan darurat di Banjarnegara.[dem]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya