Berita

Politik

Disomasi, Sri Mulyono Tantang Balik Pengacara SBY

SELASA, 24 DESEMBER 2013 | 23:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengurus Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Sri Mulyono, meladeni somasi pengacara keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Palmer Situmorang.

Loyalis Anas itu menyatakan siap bertanggung jawab terkait pernyataannya di blog "Dari Jeddah, SBY 'memerintahkan' KPK supaya menetapkan status hukum Anas 'tersangka', yang jadi dasar somasi.

Tapi sebelum menindaklanjuti somasi itu, Sri Mulyono meminta Palmer menunjukkan surat kuasa resmi dari Presiden SBY atas penunjukan dirinya.


"Saya akan tanya dulu mana surat kuasa dari Presiden. Saya ingin meminta dia menunjukkan surat kuasa dari SBY. Jika tidak ada surat kuasa, berarti tidak ada kekuatan hukum apa-apa," ujar dia saat dihubungi wartawa (Selasa, 24/12).

Mulyono mengatakan sudah disomasi kedua kali oleh Palmer. Somasi pertama diterimanya tanggal 14 Desember, dan kedua tanggal 20 Desember. Tapi dia mempertanyakan posisi Palmer apakah sebagai pengacara keluarga SBY atau pengacara SBY sebagai Presiden.
 
"Jika mengatasnamakan pengacara sebagai Presiden apalagi tanpa ada surat kuasa, itu akan jadi seperti 'pencatutan'," ujarnya.

Palmer, kata Mulyono, pada awalnya memilih proses damai untuk masalah ini. Namun, jika surat somasi kedua ini tidak ditanggapi, Palmer akan menyeretnya ke ranah hukum.

"Saya siap menjelaskan soal kasus ini, dan berdebat dengan Palmer," ujarnya.

Somasi dilayangkan Palmer kepada Mulyono terkait tulisannya yang dimuat dalam artikel berjudul "Anas: Kejarlah Daku Kau Terungkap" dan dimuat pada 14 Desember 2013. [dem]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya