Berita

Arief Budiman/net

Politik

Lewat Silog, KPU Paparkan Peta Pemilu

SELASA, 24 DESEMBER 2013 | 20:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Saat ini publik dapat melihat jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk setiap provinsi dan kabupaten/kota, jumlah panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK), pemilih, surat suara, tinta sidik jari, formulir, kotak suara dan bilik suara, melalui sistem informasi logistik (Silog) Pemilu dengan mengakses Silog melalui www.silog.kpu.go.id.

"Misalnya untuk TPS kita dapat cek, TPS terbanyak itu di Jawa Timur. Kemudian PPS paling banyak di Jawa Tengah. Berikutnya jumlah penduduk paling banyak di Jawa Barat tetapi pemilih lebih banyak di Jawa Timur," ujar Komisioner KPU Arief Budiman dalam rilisnya, Selasa (24/12).

Khusus untuk kotak suara, publik juga dapat melihat kebutuhan untuk setiap provinsi dan kabupaten/kota serta stok yang tersedia dan kondisinya. Misalnya untuk KPU Jawa Timur kebutuhannya sebanyak 75.980, sementara stok yang tersedia sebanyak 332.662 dalam kondisi baik, 21.384 rusak ringan, 52.124 rusak berat, 1.447 dengan kondisi lain-lain.  


Silog, kata Arief juga menyediakan peta distribusi logistik untuk seluruh Indonesia, baik jalur darat, jalur udara maupun jalur laut. Dalam peta distribusi logistik tersedia longitude dan latitude yang berfungsi untuk memudahkan pencarian titik koordinat suatu daerah.

"Ini akan memudahkan petugas untuk melakukan distribusi lewat udara jika jalur darat dan jalur laut tidak efektif digunakan," ungkapnya.

Arief menambahkan, pentingnya peran KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam pemanfaatan Silog. Jika barang sudah didistribusikan dari KPU RI dan sudah sampai di Provinsi, maka petugas di daerah setempat harus melakukan input data secepatnya. Begitu juga ketika barang dari provinsi sudah diterima di kabupaten/kota.

"Hal tersebut penting untuk membantu proses monitoring dan melakukan supervisi jika ada kendala di lapangan," tandasnya. [rus] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya