Berita

Salva Kiir/net

Dunia

Presiden Sudan Selatan Siap Berdialog dengan Pemberontak

SELASA, 24 DESEMBER 2013 | 16:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Sudan Selatan Salva Kiir bersedia untuk memulai pembicaraan dengan pemimpin pasukan pemberontak yang juga merupakan wakil presiden, Riek Machar untuk mengakhiri konflik internal.

Hal tersebut diungkapkan oleh duta khusus yang diutus oleh Amerika Serikat untuk menangani masalah Sudan Selatan, Donald Booth seusai melakukan pertemuan dengan Kiir di Juba pada Senin (23/12) waktu setempat.

"Presiden Kiir menyatakan kepada saya bahwa ia siap memulai pembicaraan dengan Riek Machar untuk mengakhiri krisis tanpa syarat selama pihak pemberontak menginginkan (pembicaraan)," kata Booth seperti dikutip Al Jazeera.


Kesediaan Kiir tersebut membuka titik terang atas konflik internal yang terjadi di negara baru yang memisahkan diri dari Sudan tersebut.

Sebelumnya, Machar juga telah menyatakan kesiapannya kepada media untuk memulai dialog dengan Kiir demi menemukan solusi damai untuk mengakhiri kekerasan yang dipicu konflik etnis dengan syarat bahwa Kiir harus terlebih dahulu melepaskan sejumlah politisi yang ditangkapnya.

Kekerasan di Sudan Selatan bermula ketika Kiir yang juga merupakan bagian dari etnis mayoritas Dinka menuduh Machar yang berasal dari kelompok etnis Nuer telah mencoba menggunakan kekuatan bersenjata untuk menumbangkan kekuasannya. Atas hal tersebut, Kiir menangkap 11 politisi yang dinilai telah mencoba melakukan upaya menumbangkan kekuasaan.

Konflik internal tersebut, menurut laporan PBB, setidaknya telah menewaskan 500 orang dan 35 ribu lainnya terpaksa mengungsi untuk menghindari konflik. PBB telah mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Sudan Selatan demi meredam konflik. Saat ini terdapat sekitar 6.700 pasukan PBB dan 670 petugas polisi di Sudan Selatan. [rus]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya