Berita

Politik

KPU Luncurkan Silog Pemilu

SELASA, 24 DESEMBER 2013 | 16:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan sistem informasi logistik (Silog) Pemilu. Sistem ini berguna untuk meningkatkan pengelolaan logistik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.

Ketua KPU RI Husni Kamil Manik mengatakan, dengan Silog, pengadaan dan distribusi logistik Pemilu diharapkan tepat jumlah, tepat jenis, tepat waktu, tepat sasaran, tepat kualitas, dan hemat anggaran.

"Penggunaan sistem ini sebagai bentuk keterbukaan KPU dalam pengadaan dan distribusi logistik Pemilu. Publik dapat melakukan pengawasan secara efektif sehingga hasil akhirnya menjadi lebih baik," ujar Husni. Launching Silog dihadiri jajaran komisioner KPU; Sigit Pamungkas, Ida Budhiati, Arief Budiman, Hadar Nafis Gumay, Juri Ardiantoro dan Ferry Kurnia Rizkiyansyah, hari ini (Selasa, 24/12).


Selain itu turut hadir komisioner dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), utusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Dalam Negeri, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Institut Teknologi Bandung (ITB), Badan Informasi Geospasial (BIGs) dan sejumlah lembaga pegiat Pemilu seperti Perludem dan JPPR.

Husni mengatakan, Silog dikembangkan atas kerja sama KPU dengan ITB dan BIGs. Untuk efektifitas pemanfaatan Silog, Ia meminta satuan kerja di semua tingkatan penyelenggara Pemilu, KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk melakukan up date data dan informasi setiap saat.

"Perlu komitmen yang kuat dan sungguh-sungguh dari KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk mengoptimalkan penggunaan Silog," tandas Husni dalam keterangannya.

Publik dapat mengakses Silog melalui www.silog.kpu.go.id. Di sana dapat dilihat jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk setiap provinsi dan kabupaten/kota, jumlah panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK), pemilih, surat suara, tinta sidik jari, formulir, kotak suara dan bilik suara. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya