Berita

joko widodo/net

PILPRES 214

Jokowi-kah Satria Piningit yang Dirindukan Setelah Tuhan dan Nabi?

SENIN, 23 DESEMBER 2013 | 12:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selain Tuhan dan Nabi ada satu sosok lagi yang dirindukan masyarakat dan kehadirannya selalu ditunggu-tunggu. Sosok itu diberi nama Satria Piningit.

Ia dirindu dan ditunggu-tunggu karena dipercaya memiliki kemampuan membawa bangsa dan negara ini keluar dari berbagai persoalan yang melilit sehingga, dan kemampuan membuat Indonesia melejit menjadi bangsa dan negara terpandang di dunia.

Inilah maksud dari perhelatan yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Bung Karno di kawasan Stadion Manahan, Kota Solo, kemarin (Minggu, 22/12). Dalam perhelatan itu diresmikan sebuah yayasan brnama Satria Piningit Nusantara (SPN). Dipimpin D. Budi Utomo, yayasan ini bekerja untuk menemukan sosok yang pas memimpin Indonesia melalui Pilpres 2014 mendatang.


"Rakyat membutuhkan seorang pemimpin yang mampu mengemban amanatnya dengan baik. Bangsa ini juga merindukan figur pemimpin yang tak segan-segan mendatangi rakyatnya, rindu pada pemimpin yang tak hanya menerima laporan dari anak buah, melainkan turun langsung ke lapangan melihat kondisi ril masyarakat," demikian pernyataan yang diterima redaksi dari SPN Solo.

"Rakyat rindu pada pemimpin berkepribadian sederhana namun berkualitas, bukan pemimpin yang hanya pintar melakukan pencitraan demi mendongkrak elektabilitasnya. Indonesia butuh seorang Satria Piningit, maka mari kita cari bersama-sama."

Informasi yang diterima redaksi juga mengataan bahwa SPN sudah menemukan kandidat kuat Satria Piningit yang tak lain adalah mantan Walikota Solo yang kini memimpin Jakarta, Joko Widodo.

Dalam waktu tidak lama lagi, gerakan SPN akan didirikan di banyak provinsi dan kota di Indonesia.

"Kerja keras dan kerja cerdas adalah kata kunci untuk meraih impian dan harapan seluruh rakyat Indonesia. Vox vopuli vox Dei, suara rakyat suara Tuhan. Pada akhirnya hanya Tuhanlah yang berkehendak," demikian pernyataan SPN. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya