. Sebuah bom meledak di dalam sebuah bus di dekat kota Tel Aviv, Israel pada Minggu waktu setempat (22/12).
Polisi setempat mengatakan bahwa tidak ada korban tewas maupun luka-luka akibat insiden tersebut. Pasalnya supir bus segera menghentikan bus dan menyuruh para penumpangnya untuk keluar ketika menyadari terdapat benda aneh di dalam busnya.
"Terdapat sekitar 12 penumpang di dalam bus. Supir segera menghentikan bus ketika ia diberitahu oleh salah seoang penumpang bahwa terdapat sebuah benda mencurigakan. Itu adalah tas yang ditinggal di bagian belakang bus, dan ia segera meminta semua orang keluar," kata jurubicara perusahaan Dan Bus, Eitan Fixman seperti dikutip Reuters (Senin, 23/12).
Belum ada pihak yang mengklaim dan bertanggungjawab atas kejadian tersebut. Namun kepolisian Israel mencurigai kejadian tersebut dilakukan oleh kelompok militan dari Palestina.
"Kita konfirmasikan bahwa ledakan di bus hari ini merupakan sebuah serangan teror, berdasarkan penilaian dan bukti yang dikumpulkan di tempat kejadian," kata jurubicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld sambil menuduh bahwa serangan tersebut disebabkan oleh militan Palestina.
Pasca kejadian, polisi segera menutup jalur akses di pintu masuk Tepi Barat dan segera mencari pihak yang bertanggungjawab atas insiden tersebut.
[ysa]