Berita

sulteng

Nusantara

Sulteng Siaga I Jelang Natal dan Tahun Baru

SENIN, 23 DESEMBER 2013 | 06:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengamanan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) jelang Natal dan Tahun Baru diperketat dan ditetapkan Siaga I.

Demikian disampaikan Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto usai apel gelar pasukan Operasi Lilin 2013 di halaman kantor Gubernur Sulteng, Ari mengatakan bahwa penetapan siaga I itu berdasarkan analisa dan evaluasi dari Mabes Polri.

"Meski memang hasil analisa itu dilihat dari beberapa kejadian tahun lalu. Namun beberapa bulan terakhir kondisi Sulteng secara umum cukup kondusif," ujar Ari seperti dilansir JPNN, Senin (23/12).


Jelas dia, untuk mewujudkan situasi yang kondusif di Sulteng, tidak lepas dari peran Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten, yang mau berkontribusi serta memediasi pihak kepolisian melakukan sosialisasi-sosialisasi yang bersifat persuasif di tengah-tengah masyarakat. Disinggung tentang perintah khusus Kapolda, kepada anggota dalam menangani para oknum yang mengganggu jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru, semisal penggunaan senjata api, dia mengaku semua harus sesuai aturan.

"Memang anggota diberi senjata untuk lakukan tindakan represif, yang tegas namun terukur. Dilihat saja bagaimana ancamannya. Kan sudah ada prosedurnya," tegas Ari.

Saat ini aktivitas masyarakat menjelang Natal dan tahun baru, kata Ari, semakin meningkat, baik di tempat-tempat perbelanjaan, terminal bus, bandara dan pelabuhan. Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan.

"Terutama juga untuk pengendara bermotor, harus memperhatikan kelengkapan berkendara, agar menghindari lakalantas," tandasnya.

Dalam rangka Operasi Lilin 2013 yang digelar mulai 23 Desember, Polda Sulteng melibatkan sekitar 2.050 petugas keamanan. Masing-masing terdiri dari, 980 personel kepolisian, dan 1.070 personel dari instansi samping atau pendukung dari TNI, Orari, Rapi, Senkom, Dishub, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Jasa Raharja, Dinkes, PMI, Pramuka, Basarnas dan PLN.  Untuk meminimalisir segala kerawanan tersebut, Polda Sulteng membangun Ada 49 pos pengamanan dan 22 pos pelayanan se Sulawesi Tengah. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya