Berita

Dunia

Ban Kim-moon Minta Pemerintah dan Oposisi Sudan Hormati Hak Warga Sipil

JUMAT, 20 DESEMBER 2013 | 19:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah serangan yang dilakukan pihak tak dikenal terjadi di pangkalan pasukan PBB yang membawa misi untuk Sudan Selatan atau UN Mission in South Sudan (UNMISS) di Akobo pada Kamis (19/12) waktu setempat.

Serangan tersebut menurut laporan al Jazeera telah menewaskan tiga pasukan penjaga perdamaian PBB asal India.

Sementara laporan PBB, sebagaimana dirilis melalui situs resminya, menduga serangan tersebut juga mengenai masyarakat sipil yang tengah berlindung di dalam pangkalan. Masyarakat sipil tersebut mencari perlindungan untuk menghindari konflik kekerasan yang terjadi antara pemerintah dan kelompok pemberontak.


Menanggapi serangan tersebut, Sekretaris jenderal PBB, Ban Ki-moon melalui jurubicaranya menyebut bahwa pihaknya terkejut dengan serangan tersebut. Ban meminta, baik pemerintah maupun oposisi agar menghargai hak para warga  sipipl dan menjamin keamanan mereka.

"UNMISS melakukan apapun yang mampu dilakukan, dalam batas kemampuannya dan dalam situasi yang tidak pasti untuk melindungi warga sipil , melalui personil internasional PBB yang dikerahkan ke lokasi," kata jurubicara Ban.

Sementara menurut laporan UNMISS kepada markas besar PBB di New York, pada saat kejadian, di lokasi terdapat 43 pasukan penjaga perdamaian PBB yang berasal dari India, enam penasihat PBB, dua staf sipil PBB, dan sekitar 30 warga sipil Sudan Selatan yang tengah meminta perlindungan.

PBB menyebut bahwa secara keseluruhan telah memiliki sebanyak 6.800 pasukan dan polisi di seluruh Sudan Selatan dan telah menampung lebih dari 35.000 pengungsi. [dem]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya