Berita

gedung dprd dki/net

BPK Harus Audit Gedung DPRD DKI

JUMAT, 20 DESEMBER 2013 | 10:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan DKI Jakarta diminta mengaudit investigasi Gedung DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Pasalnya, belum setahun diserahterima dari kontraktor, gedung sudah banyak yang rusak.

"Finishing gedung sangat memprihatinkan. Plafon banyak yang sudah rusak. Wallpapper yang digunakan untuk menutupi dinding pun tidak beres pemasangannya," kata Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto sesaat lalu (Jumat, 20/12).

Berdasarkan pantauan, di setiap lantai gedung DPRD banyak ditemukan kerusakan. Seperti dinding yang mulai retak, di basement yang digunakan untuk parkir pun terjadi genangan pada saluran airnya.


"Kualitas ini tidak layak untuk gedung seharga Rp 450 miliar," jelasnya.

Belum lagi, dari 10 lantai yang digunakan untuk 94 DPRD banyak yang kosong. Khusus lantai 10 hanya digunakan untuk lima pimpinan dewan, padahal luas ruangan lebih dari 500 meter persegi. "Gedung sebesar itu hanya digunakan untuk sedikit anggota dewan, itu pemborosan," tegasnya.

Karena itulah, sambung Sugiyanto, BPK harus malakukan audit investigatif. Selain mengecek kualitas gedung berbanding harga yang dibayarkan APBD, harus juga diaudit tentang pemanfaatannya.

"BPK harus mengaudit dan memberikan rekomendasi. Kalau ditemukan adanya penggelembungkan harus dilaporkan ke penegak hukum. Kemudian dari segi fungsi, apakah pantas gedung sebesar itu hanya digunakan 94 anggota dewan," tukasnya. [rus]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya