Berita

mahfud md/net

Politik

Mahfud MD: Kepala Daerah Korup karena Dipilih dengan Membayar

JUMAT, 20 DESEMBER 2013 | 07:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemimpin menjadi peragu karena mereka tersandera oleh kepentingan-kepentingan. Akibatnya dalam mengambil keputusan pun jadi takut.

"Oleh karena itu, ke depan dibutuhkan kepemimpinan yang trasformatif  dan berkarakter," ujar Mahfud MD dalam acara dialog kebangsaan yang digelar di Kampus Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, kemarin (Kamis, 19/20).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini menjelaskan, seorang pemimpin perlu memiliki delapan sifat kepemimpinan, atau dalam falsafah Jawa dikenal hasta brata. Yakni memiliki sifat tegas, egaliter, mengayomi, konsisten, bisa memandu, berani, menyejukkan, memberi harapan dan tidak egois.


"Setidaknya pemimpin bisa mendekati sifat-sifat yang ideal tersebut," urai Mahfud.

Capres PKB ini juga prihatin dengan kondisi saat ini, karena 300 lebih kepala daerah terjerat kasus korupsi. Hal ini terjadi karena mereka menjadi pemimpin dengan membayar, bukan atas dukungan massa secara riil.

"Akibatnya, begitu menjadi pemimpin merekaa bukannya fokus memikirkan rakyat, tetapi pikirannnya terbelah karena harus mencari uang untuk membayar ongkos politik yang telah dikeluarkan," imbuhnya.

Namun demikian, Mahfud optimistis di masa depan akan muncul pemimpin yang transformatif. Ia juga berharap pada media massa untuk mengambil peran dengan memunculkan tokoh-tokoh masa depan yang memiliki karakter dan tidak tersandra oleh masa lalu.

"Karena, dalam beberapa kasus peran media sangat besar untuk mengedukasi publib," pungkasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya