FOTO:NET
FOTO:NET
"Dengan seenaknya mengganti sejarah perjuangan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia yang perkasa dijadikan hanya kisah cekcok pasutri dan asmara remaja wanita. Film Soekarno merupakan hasil penyesatan Ram Punjabi dan Hanung," ujar pendiri Indonesia Media Watch( IMW), RM Zulkipli dalam pembicaraan dengan redaksi, tadi malam (Senin, 16/12).
Film Soekarno sangat mengusik pikiran sehat bangsa tak terkecuali para pembaca sejarah. Membiarkan film tersebut tetap tayang berarti mendiamkan jutaan anak bangsa menyaksikan kesesatan.
Populer
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21
Senin, 22 Juni 2026 | 15:05
UPDATE
Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56
Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34
Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17
Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50
Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30
Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10
Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48
Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32
Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16
Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45