Berita

Tantang Debat Wiranto, Muhaimin Diminta Fokus Urus Buruh dan TKI

SENIN, 16 DESEMBER 2013 | 15:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar diminta lebih fokus mengurus persoalan buruh dan Tenaka Kerja Indonesia (TKI) daripada menaikkan citra dengan mengajak Wiranto debat.

"Saya sarankan kepada Pak Muhaimin, lebih baik fokus dulu untuk memperbaiki nasib buruh dan TKI di luar negeri yang lagi banyak masalah. Itu jauh lebih bermanfaat daripada sibuk mencari panggung untuk sekadar menaikkan citra dia menjelang pemilu 2014," ujar Wakil Sekjen Bidang Hukum dan HAM DPP Hanura Kristiawanto melalui siaran persnya (Selasa, 16/12).

Pernyataan Kris itu sekaligus menanggapi keinginan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang meminta Ketua Umum DPP Hanura WIranto berdebat soal capres dengan Rhoma Irama. Menurut Kris, sampai saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang belum mampu diselesaikan oleh Muhaimin sebagai Menakertrans dalam kabinet SBY. Kris mencontohkan, buruh-buruh di seluruh Indonesia saat ini masih menuntut upah yang layak serta perubahan nasib.


"Saat para buruh sedang demo menuntut upah yang layak, ini menteri yang seharusnya berdiri di belakang buruh untuk membantu memperjuangkan nasib para buruh malah sibuk pencitraan sendiri," ungkapnya.

Krist juga mengaku prihatin dengan banyaknya TKI di luar negeri yang saat ini bermasalah dan belum mendapatkan perlindungan serta bantuan dari negara.  Dia juga meningingatkan masih banyak TKI di luar negeri yang terancam hukuman mati dan tidak mendapatkan bantuan hukum dari pemerintah Indonesia.

"Saya ingatkan kembali kepada Pak Muhaimin, itu TKI di luar negeri yang sedang dalam proses persidangan menunggu hukuman, apakah sudah mendapatkan bantuan hukum sebagai kewajiban negara kepada warganya?" ujar dia.

Sementara itu, terkait dengan  masih banyaknya pengangguran di Indonesia, Kris juga menyatakan bahwa itu menjadi tanggung jawab Menakertrans untuk segera mencari solusi agar rakyat, terutama para pencari kerja  tidak menjadi resah. Jika masalah ini tidak diselesaikan dengan cepat, maka akan menambah masalah dan menjadi beban negara.

"Kalau Pak Muhaimin memang ingin menaikkan citra ya itu sah-sah saja. Tapi menurut saya, biar tidak punya beban dan tanggungjawab kepada rakyat Indonesia, lebih baik pak Muhaimin mundur dulu ebagai Menakertrans. Itu menurut saya lebih elegan, daripada sekedar main-main untuk pencitraan," pungkas Kristiawanto. [dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya