Berita

Tata Janeeta

Blitz

Tata Janeeta, Disuapin Bule Iran, Serasa Falling In Love

SENIN, 16 DESEMBER 2013 | 10:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Baru sebulan kenal. Si bule tak mempermasalahkan status Tata itu janda beranak dua.

Shinta Dewi alias Tata Janeeta sudah sembilan bulan tidur sendiri. Tepatnya menjanda sejak bercerai dengan Efran Fitrianto pada 21 Maret lalu. Namun masa-masa kesepian itu sudah terlewati. Pelantun Di Reject ini sudah dipeluk bule asal Iran bernama Mehdi Zati. “Iya, akhirnya. Dia itu Persia-Iran,” ceplos Tata.

Tanpa menceritakan detil pertemuan, Tata dan si bule ganteng sudah berdekatan sebulan ini. Kok sebulan sudah pacaran?


“Awalnya takut, dia cakep. Jujur aja dia kayak playboy. Tapi jangan sampai jadi penipu hati kedua. Aku percaya kalau orang jujur kelihatan dari matanya. Tiba-tiba ketemu dan lancar aja,” jawab Tata. 

Bila dimabuk cinta, orang bebas ngomong dan berbuat apa saja. Demikian pula Tata. Eks didikan Ahmad Dhani ini tak berhenti memuji Mehdi yang dianggapnya berbeda dengan pria-pria lain. Saking girangnya, Tata seperti ‘terlahir kembali’, lupa kalau dia adalah janda.

“Dia romantis banget. Seumur-umur aku hidup di dunia rasanya baru kali ini, kayak terlahir kembali dan baru falling in love. Dia tahu cara treat me, dia selalu nyuapin, banyak hal positif,” tuturnya.

Apa Mehdi tidak mempersoalkan status jandanya?

“Dia pertama ketemu, dia nanya aku punya anak nggak. Aku bilang, aku punya anak dua, aku cerai. Ternyata dia sayang anak-anakku,” jawab Tata.

“Dia kan masih single, tiba-tiba aku dengan kondisiku janda, ternyata dia nerima aku apa adanya. Dia datang bawa mainan buat anakku,” lanjutnya.

Menurut Tata, orangtua Mehdi pun tak mempermasalah status dirinya yang janda. Yang penting pasangan sama-sama berjuang dan bahagia.

Berbeda dengan orangtua Tata. Mulanya ada kritikan keras lantaran orangtua tidak diberitahukan secara langsung perihal Tata yang punya pacar baru.

“Papa pernah komplain dan tanya itu (Zati) siapa. Sedangkan papa tahunya dari infotainment,” kata Tata.

Suatu ketika, saat dia lagi syuting di Cibubur, orangtua tiba-tiba mendatangi Tata dan bertanya langsung. Kebetulan di sana juga ada Mehdi.

“Setelah syuting bertemu sama aku dan Mehdi, terus papa bilang ke Mehdi, ‘Jaga anakku’,” ujar Tata. “Kalau mamaku nitip pesan untuk dia (Mehdi) belajar bahasa Indonesia,” imbuh wanita asal Bandung ini.

Tata pun langsung mengajak Mehdi ikut membintangi video klip single terbarunya, Penipu Hati. Kebetulan, Mehdi adalah seorang model.

“Aku sendiri yang minta dia jadi model aku, terus dia langsung oke. Dia juga model, dia juga pernah terlibat di beberapa klip. Senang banget dia mau ikut,” cetus Tata.

Lalu, untuk beradegan di video klip, berapa Tata membayar kekasihnya itu? “Namanya pacar nggak dibayar. Ya itu rezeki dapat pacar model, agak mengirit budget,” katanya polos.

Uniknya, lagu Penipu Hati dibuat oleh Tata berdasarkan inspirasi pengalaman dirinya ditipu oleh para lelaki yang pernah dikenalnya termasuk mantan suami. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya