Berita

sby/net

Adhie M Massardi

SBY Bersama Aktivis Di Kelompok Tidak Ingin Pemilu Diadakan

MINGGU, 15 DESEMBER 2013 | 18:08 WIB | LAPORAN:

Koodinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi mengklasifikasikan sikap masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu 2014 ke dalam tiga kelompok.

Pertama adalah kelompok masyarakat yang ingin sekali agar pemilu segera diadakan. Dalam kelompok ini terdapat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, serta masyarakat pendukung Jokowi. Mereka ingin pemilu segera diselenggarakan karena elektabilitas disejumlah lembaga survei menempatkan kelompok ini berada di atas capres lainnya.

"Kelompok kedua, yang setengah ingin, setengah tidak. Ini ada kelompok Aburizal Bakrie (Ketum Golkar) dan Prabowo Subianto (Ketum Gerindra). Karena itu akan menghabiskan uang mereka sedangkan hasilnya masih belum tentu jelas (menang)," tambah mantan jurubicara Presiden Abdurrahman Wahid itu.


Sedang kelompok terakhir adalah masyarakat yang tidak ingin pemilu diadakan. Kelompok ini, masih lanjut Adhie, dihuni oleh dirinya sendiri bersama rekan-rekan aktivis yang masih tidak percaya pemilu akan berlangsung bersih dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

"Di kelompok ini juga ada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang mengetahui akan kalah dalam pemilu tersebut," tandasnya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya