Berita

ilustrasi/net

Humor Politik

Pesawat Indonesia Luput dari Bom Waktu Irak

SABTU, 14 DESEMBER 2013 | 08:22 WIB

KETIKA perang teluk terjadi dan sebelum Amerika menyerang ke Irak, ternyata Presiden Saddam Hussein telah memerintahkan tentaranya untuk memasang bom waktu di setiap pesawat penumpang negara-negara lain, terutama dari Negara Barat yang ada di seluruh bandara Irak.

Adapun maksud dari perintah Saddam Hussein itu agar ketika pesawat tersebut kembali ke negaranya masing-masing serta merta akan meledak di luar wilayah udara Irak.

Usai mendapat perintah dari orang nomor satu di Irak, dengan seketika seluruh tentara Garda Republik melaksanakan perintah sang presiden berkumis tebal itu.


Namun tiba-tiba, ketika para tentara sedang melaksanakan tugas tersebut, Saddam menelepon komandan tentaranya.

"Tolong pesawat dari Indonesia jangan dipasangi bom!" perintah Sadam Hussein.

"Siap Presiden! Apakah karena Indonesia sahabat kita?" tanya komandan pasukan Garda Republik.

"Bukan karena itu! Masalahnya, pesawat Indonesia sering delay. Nanti malah meledak disini," ujar Saddam Hussein dengan ketus. [***]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya