Berita

Mandela Menghormati Legitimasi Maroko atas Sahara

JUMAT, 13 DESEMBER 2013 | 12:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Duka mendalam menyusul kepergian Nelson Mandela ke alam baka juga dirasakan Raja Muhammad VI. Kepala negara Kerajaan Maroko itu mengenang Mandela sebagai pembela perdamaian dan demokrasi yang genuine.

Muhammad VI mengirimkan sepucuk surat untuk janda mendiang Mandela, Graça Machel Mandela, dan Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma.

"Mendiang Mandela adalah manusia yang mencitai perdamaian yang tanpa mengenal lelah berjuang untuk mendapatkan perdamaian, harga diri dan demokrasi," ujar Muhammad VI seperti dikutip dari Maghreb Arab Press.


Dia juga mengatakan bahwa Mandela membangun hubungan yang baik kedua negara dan mengakui serta menghormati peranan Maroko di kawasan Afrika.

Mandela dan Maroko punya hubungan spesial karena Mandela pernah tinggal untuk waktu yang cukup lama di Maroko pada era 1960an. Di Maroko pula Mandela mendapatkan dukungan untuk perjuangannya mengalahkan rezim apartheid di Afrika Selatan.

Setelah dibebaskan dari penjara, Mandela kembali mengunjungi Maroko di tahun 1994. Dalam pertemuan itu ia bertemu Raja Hassan II untuk menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang diperolehnya dari Maroko.

Di bulan Agustus 2005 Mandela kembali mengunjungi Rabat dan bertukar pikiran dengan Raja Muhamamd VI mengenai sejumlah isu penting, utamanya yang berkaitan dengan perdamaian, demokrasi dan kemanusiaan.

"Selama menjabat sebagai presiden Afrika Selatan, Mandela menghormati legitimasi Maroko atas Sahara, dan tidak pernah mengakui (kelompok yang ingin) perpecahan di Maroko," demikian Muhammad VI. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya