Berita

abraham samad/net

Abraham Samad: Korupsi Terbesar Terjadi di Tiga Sektor

KAMIS, 12 DESEMBER 2013 | 22:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Korupsi di Indonesia kian meluas. Bahkan korupsi kini dilakukan secara canggih, hampir di seluruh struktur dari pusat hingga daerah.

"Korupsi juga mengalami metamorfosa dan regenerasi. Generasi muda pun saat ini mulai meniru tindak perilaku korupsi," ujar Ketua KPK Abraham Samad saat menjadi pembicara pada refleksi akhir tahun Pekan Politik Kebangsaan di kantor ICIS, Jakarta (Kamis, 12/12).

Dijelaskan, korupsi terbesar terjadi di tiga sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak di negeri ini. Yakni sektor, yakni sektor kedaulatan pangan, sektor Ketahanan Energi dan Lingkungan, serta sektor pendapatan dan belanja negara, seperti pajak dan markup anggaran belanja pemerintah.


"Hal ini tergambarkan kondisi petani-petani di Indonesia yang memprihatinkan. Ada permainan kartel/mafia dengan aparatur pemerintah di sektor ekspor-impor pangan," imbuhnya.

Masyarakat, kata Samad,  disetting sedemikian rupa untuk percaya bahwa negara perlu mengimpor bahan-bahan pangan. Ketergantungan akan impor membuat sistim ketahanan pangan akan hancur.

Tentang korupsi di bidang Ketahanan Energi dan Lingkungan, Samad mencontohkan korupsi di bidang Energi Migas dan Pertambangan an kehutanan.

"Pendapatan dari sumber energi tidak bisa dioptimalisasi karena terlalu banyak kebocoran. Mineral dan batu bara banyak mengalami kebocoran, 50% perusahaan yang mengeksplorasi sumberdaya mineral dan batu bara tidak membayarkan royalti, terhitung ribuan triliun dari hasil royalti," tandasnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya