Berita

Politik

Pemilu Momentum Politik Lahirnya Praktik Korupsi

KAMIS, 12 DESEMBER 2013 | 17:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilihan Umum merupakan momentum politik yang acapkali menjadi relasi praktik korupsi. Warna politik dalam pemilu bersifat transaksional, dengan bentuk-bentuk suap politik.

Begitu disampaikan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Abdullah Dahlan, saat menjadi pembicara pada refleksi akhir tahun Pekan Politik Kebangsaan di kantor ICIS, Jakarta (Kamis, 12/12).

"Praktek politik uang masih bisa menjadi strategi politik yang dilanggenggkan. Politik uang saat ini memiliki beragam pola-pola," ujarnya.


Dahlan mengatakan ada upaya konsolidasi secara massif antara partai politik untuk menggunakan kebijakan sebagai instrumen meraih kemenangan pemilu. Seperti program-program bakti sosial yang disisipkan kampanye-kampanye politik.

"Menjelang tahun politik 2014, partai politik bekerja dengan giat untuk menggalang dana atau modal politik. Modal politik ini cenderung didapat dari uang negara, melalui instrumen kebijakan negara. Integritas pemilu rendah dikarenakan instrumen penyelenggaraan pemilu yang tidak optimal dan rendahnya partipasi masyarakat," papar Dahlan.

Dahlan pun mengkritisi visi partai politik saat ini yang abai dalam memperjuangkan agenda-agenda anti korupsi. Apalagi jika masalah korupsi menyangkut dengan kader-kader mereka. Untuk itu dia berharap Bawaslu harus lebih inisiatif dalam melihat problem demokrasi kita dalam hal ini problem pendanaan partai politik. KPK juga harus disupport untuk terus memberantas korupsi di berbagai lembaga negara

"Harus ada agenda bersama untuk mencegah praktik politik transaksional melalui kelompok-kelompok keagamaan sebagai ujung tombak," usulnya.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya