Berita

Politik

RI Butuh Pemimpin Berani Tata Ulang Pengelolaan Kekayaan Alam

KAMIS, 12 DESEMBER 2013 | 16:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kekayaan alam berlimpah yang dimiliki Indonesia belum termanifestasi sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat. Hal ini terlihat kekayaan sumber daya alam di bumi Kalimantan yang justru lebih menguntungkan investor asing.

"Korupsi yang terjadi dalam hal pengelolaan, termasuk pengrusakan lingkungan membuat rakyat makin menderita. Ironisnya, sumber daya alam berlimpah justru gagal membuat rakyat sejahtera," ujar Koordinator Gita Indonesia, Reza Fahlevi melalui keterangan pers (Kamis, 12/12).

Komunitas aktivis pendukung peserta konvensi Partai Demokrat Gita Wirjawan ini menganggap, advokasi terhadap pengelolaan sumber daya alam adalah kepentingan nasional yang mesti diutamakan.


Menurut Fahlevi, perjuangan pengelolaan sumber daya alam di Kalimantan adalah perjuangan reforma agraria. Pasalnya, monopoli tanah skala besar oleh korporasi menimbulkan konflik yang hari ini semakin masif dan merampas sumber-sumber penghidupan masyarakat.

Di Kalimantan bagian tengah, 80 persen lebih dari 15 juta hektare lahan sudah dikuasai investor. Artinya, akses rakyat terhadap sumber daya alam sudah sangat terbatas. Distribusi atas hasil alam juga tidak untuk rakyat tetapi untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia.

Karena itu, Gita Indonesia tentunya bersama Gita Wirjawan akan mengadvokasi masalah-masalah pada tingkat lokal yang merupakan cerminan masalah pada tingkat nasional. Di mana, salah satunya soal pengelolaan sumber daya alam di daerah.

"Kita butuh pemimpin yang berani untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik," tegas Fahlevi.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya