Berita

KORUPSI APBN

Teten dan Teguh Sepakat Banggar DPR Dibubarkan

SELASA, 10 DESEMBER 2013 | 16:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Praktik korupsi yang semakin menggila di tanah air diduga juga akibat dari kewenangan yang diberikan kepada DPR RI melalui Badan Anggaran untuk menyusun anggaran bahkan sampai ke satuan tiga.

Menurut aktivis anti-korupsi Teten Masduki, Banggar DPR telah berubah menjadi piranti yang memungkinkan koruptor merampok negara dengan menggunakan institusi dan nama negara.

"Praktik korupsi mereka dilakukan dengan menggunakan institusi negara, dan tampak seperti legal. Ini dikenal sebagai state capture," ujar Teten Masduki di depan Youth Election Summit (YES) yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Depok (Senin, 9/12).


Secara teoritis state capture dimaknasi sebagai jenis korupsi politik dimana kepentingan pribadi dan atau korporat secara signifikan mempengaruhi proses pengambilan kebijakan untuk kepentingan mereka.

Dosen FISIP Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Teguh Santosa,juga menyampaikan dukungannya agar Banggar DPR dibubarkan.

"Peran DPR adalah menggariskan kebijakan umum pembangunan nasional, sehingga terjadi sinergi dan konektivitas pembangunan antar-provinsi dan wilayah," ujarnya.

Teguh juga mengatakan, dirinya khawatir banyak orang yang ingin menjadi anggota DPR karena tergiur oleh kewenangan Banggar yang begitu besar.

"Menjelang pemberian suara dalam pemilu mereka mengeluarkan uang begitu banyak karena menganggapnya investasi. Toh nanti ada Banggar yang bisa dipakai untuk kongkalikong memenangkan proyek yang dibiayai dengan APBN," demikian Teguh. [dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya