Berita

ilustrasi/net

Hukum

HARI ANTIKORUPSI SEDUNIA

Kader Korupsi, Partai Harus Bertanggung Jawab

SENIN, 09 DESEMBER 2013 | 15:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Hari ini tepatnya 9 desember adalah Hari Anti Korupsi sedunia, yaitu momen dimana masyarakat diseluruh dunia diingatkan akan bahayanya kasus tersebut, korupsi yang termasuk dalam kejahatan luar biasa atau biasa di sebut extra ordinary crime merupakan musuh bersama yang sangat berbahaya.

Beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia dikejutkan dengan putusan kasasi yang dikeluarkan oleh hakim Mahkamah Agung (MA) dengan memvonis Angielina Sondakh dengan hukuman penjara 12 tahun serta denda Rp 12,58 miliar. Vonis tersebut lebih berat dari putusan yang dikeluarkan sebelumnya oleh Pengadilan Tinggi yaitu 4 tahun 6 bulan dan denda Rp 500 juta.

Direktur Ekskutif Nurjaman Center Jajat  Nurjaman mengatakan, banyaknya kasus korupsi yang melibatkan petinggi di negara ini baik dari golongan legislatif, eksekutif, hingga yudikatif yang notabene merupakan kader dari partai politik merupakan citra buruk dari partai pengusungnya.


Menurutnya, sesuai dengan UU No 2/2008 dalam pasal 11 ayat 1 disebutkan partai politik berfungsi sebagai sarana partisipasi politik Warga Negara Indonesia dan rekrutmen politik dalam proses pengisian jabatan politik melalui mekanisme demokrasi dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan gender .
 
"Sehingga jelas jika ada kader suatu parpol yang melakukan korupsi seharusnya parpol juga ikut bertanggung jawab karena telah gagal dalam membina para kadernya,” katanya kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 9/12).

Jajat menambahkan, menjelang pemilu 2014 nanti, sebaiknya masyarakat lebih teliti dalam menentukan pilihannya. Pasalnya, dari pengalaman yang sudah terjadi slogan suatu partai Katakan Tidak Pada Korupsi tidak dapat menjamin  partainya bersih dari kasus korupsi, bahkan partai yang berlandaskan agama pun masih terjerumus dalam kasus korupsi.

Banyaknya para kader partai politik yang terlibat dalam kasus korupsi di khawatirkan akan mengurangi partisipasi masyarakat dalam proses pelaksanaan pemilu 2014 nanti.

"Tapi saya yakin, saat ini masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pilihannya, karena masyarakat juga tahu masih ada partai peserta pemilu yang telah terbukti bersih dari kasus korupsi," tutup Jajat.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya