FOTO:BANGKOK POST
FOTO:BANGKOK POST
Seperti dikabarkan Bangkok Post, unjuk rasa yang dipimpin oleh Dewan Demokrasi dan Reformasi Rakyat atau People's Democratic Reform Council (PDRC) bentukan partai oposisi tersebut telah dimulai sejak pagi untuk menuntut mundurnya Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra serta jajaran menteri kabinetnya, serta menuntut dibukanya jalan bagi pembentukan dewan rakyat.
Sementara itu, pada Senin pagi, melalui siaran televisi, Perdana Menteri Yingluck telah mengumumkan pembubaran parlemen Thailand dan membuka jalan bagi pemilihan baru dalam jangka waktu 45 hari sebagaimana ditetapkan oleh konstitusi.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16